laporan keuangan

Bisnis Lancar dengan 4 Laporan Keuangan Andal

Memiliki sebuah usaha, pastinya tidak akan terlepas dari urusan masalah keuangan. Seperti yang kita tahu, bahwa sebuah bisnis bisa berjalan baik jika memiliki sistem keuangan yang baik. Tentunya untuk memiliki sistem keuangan yang baik, kamu membutuhkan laporan keuangan secara cermat. Agar bisnismu berjalan lancar dan mendapat keuntungan, yuk, simak berbagai  jenis laporan keuangan di bawah ini.

Laporan Laba Rugi

laporan laba rugi
sumber : Blog Singgasanaku

Sesuai dengan namanya, jenis laporan keuangan ini berfungsi untuk membantu kamu mengetahui apakah bisnis yang kamu jalani berada dalam posisi laba atau rugi. Apabila pendapatan perusahaan lebih besar daripada beban atau biayanya, maka bisnis memperoleh laba. Sebaliknya, jika pendapatan cenderung lebih kecil dari beban atau biayanya, maka kemungkinan besar bisnis mengalami kerugian.

Pada umumnya, ada dua cara yang digunakan untuk menyusun laporan laba rugi, yaitu single step (cara langsung) dan multiple step (cara bertahap). Metode single step relatif lebih mudah dibandingkan multiple step, kamu hanya perlu menjumlahkan seluruh pendapatan dari atas sampai bawah menjadi satu kelompok, kemudian menguranginya dengan total beban atau biaya dalam periode yang berlaku.

Sedangkan, pada metode multiple step, pendapatan dipisah menjadi dua kategori, yaitu pendapatan operasional (yang berasal dari kegiatan pokok) perusahaan dan pendapatan non operasional (yang berasal dari luar kegiatan pokok) perusahaan. Pembagian kategori tersebut juga berlaku pada beban atau biaya.

Laporan Perubahan Modal

laporan perubahan modal
sumber : aksaragama.com

Dalam menjalankan operasional perusahaan, tentunya modal awal yang ditanam akan mengalami perubahan. Perubahan ini terjadi karena modal harus digunakan dalam menjalankan roda perusahaan, juga karena adanya penambahan dari laba yang didapat, penggunaan modal untuk kepentingan pemilik perusahaan, atau hal lainnya.

Baca juga:  Mengenal Cara Kerja Bank Syariah dan Keuntungannya

Laporan perubahan modal  atau ekuitas secara sederhana diartikan sebagai laporan keuangan yang harus dibuat oleh perusahaan yang menggambarkan peningkatan atau penurunan aktiva bersih atau kekayaan selama periode yang bersangkutan berdasarkan prinsip pengukuran tertentu yang dianut perusahaan.

Istilah laporan perubahan modal atau yang biasa disebut Capital Statement dalam akuntansi merupakan jenis laporan keuangan yang memberikan informasi mengenai perubahan modal atau ekuitas perusahaan dalam periode tertentu. Laporan perubahan modal ini berfungsi untuk menunjukkan seberapa besar perubahan modal yang terjadi dan apa yang menyebabkan perubahan tersebut terjadi.

Neraca (Balance Sheet)

laporan neraca untuk mengetahui keseimbangan keuangan
sumber : software accurate

Neraca adalah jenis laporan keuangan ini menyajikan akun-akun aktiva, kewajiban, dan modal dalam satu periode. Laporan Neraca biasanya terdiri dari dua bentuk, yaitu bentuk skontro/horizontal (account form) dan bentuk vertikal/stafel (report form). Nilai modal pada neraca merupakan nilai yang tercatat pada Laporan Perubahan Modal. Keseimbangan pada neraca dapat tercapai karena pada laporan perubahan modal sudah terdiri dari pendapatan dan biaya yang tercatat pada laporan laba-rugi.

Aktiva

merupakan harta yang dimiliki perusahaan dengan nilai manfaat di masa depan (future economic benefit). Contohnya seperti truk, mobil kargo, dan mobil pengangkat barang, untuk perusahaan ekspedisi. Aktiva terdiri dari Aktiva Lancar (Current Assets) dan Aktiva Tetap Berwujud (Tangiable Fixed Assets)

Kewajiban

Kewajiban atau liabilitas terdiri dari beberapa macam, yaitu utang lancar (current liabilities), dan utang jangka panjang (long term liabilities). Namun, secara pengertiannya kewajiban merupakan utang yang dibayarkan oleh perushaan kepada pemberi pinjaman atau kreditur dan pihak-pihak lainnya.

Baca juga:  Tips Menabung dan Berinvestasi dengan Gaji UMR

Kewajiban utang lancar adalah kewajiban dengan jatuh tempo satu tahun. Contohnya, utang dagang, wesel tagihan, gaji dan pajak yang perlu dibayarkan.

Lalu kewajiban utang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan untuk melakukan pembayaran dengan jatuh tempo lebih dari setahun. Contohnya, pinjaman berjangka dan obligasi dengan jatuh tempo lebih dari satu tahun.

Modal

Adalah harta kekayaan perusahaan yang dimiliki oleh pemilik perusahaan. Modal akan bertambah jika pemilik perusahaan menambahkan investasinya ke dalam perusahaan dan jika perusahaan memperoleh keuntungan. Sebaliknya, modal akan berkurang jika pemilik perusahaan mengambil dana investasinya (prive) dan jika perusahaan mengalami kerugian.

Modal pada perusahaan perseorangan hanya berupa modal pribadi, sedangkan dalam perusahaan yang telah go public, modalnya terdiri dari modal saham, laba ditahan, dan cadangan.

Laporan Arus Kas

laporan arus kas
sumber : knowledge is power

Jenis laporan keuangan ini sangat penting untuk mengetahui perputaran arus dana yang berada di perusahaan, kemana dana atau kas pergi dan dari mana kas masuk. Hal ini supaya perusahaan dapat mengontrol dana atau kas perusahaan yang dimiliki selama ini. Laporan arus kas atau Cash Flow berfungsi untuk memberikan informasi mengenai arus kas masuk dan arus kas keluar.

Laporan mengenai arus kas masuk dapat dilihat dari beberapa sumber, yaitu hasil dari kegiatan operasional dan kas yang diperoleh dari pendanaan atau pinjaman. Sedangkan arus kas keluar dapat dilihat dari berapa banyak beban biaya yang dikeluarkan perusahaan, baik untuk kegiatan operasional atau investasi pada bisnis lain.

Setelah melihat berbagai jenis laporan keuangan di atas, tentunya sekarang, kamu sudah mengetahui jenis pencatatan keuangan secara baik dan cermat.

Ingatlah, bahwa laporan keuangan yang baik akan menentukan masa depan bisnismu. Makin cepat kamu membuatnya, makin cepat kamu mengetahui kondisi keuangan usaha dan mampu mengaturnya dengan cermat. Selamat mencoba!

Share