7 Teknik Negoisasi Penting Agar Bisnis Berjalan Lancar

Negosiasi menjadi salah satu hal yang sering ditemui dalam sebuah bisnis. Kegiatan ini biasanya dilakukan untuk mendapatkan kesepakatan terbaik antara pengusaha dengan supplier, pengusaha dengan pelanggan, pengusaha dengan investor, dan sebagainya. Negosiasi bukan hanya masalah harga, tapi juga dapat dilakukan dalam membuat kontrak kerja sama, ekspansi bisnis, investasi bisnis, dan masih banyak lagi. Oleh karena itu dibutuhkan teknik negoisasi yang baik agar kesepakatan bisnis bisa berjalan lancar.

Sebagaimana yang kita tahu, negosiasi ini biasanya dilakukan karena ada satu pihak yang merasa kurang puas atau kurang sesuai terhadap suatu hal. Sehingga perlu dibuat kesepakatan ulang melalui sebuah metode negosiasi. Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai negosiasi bisnis dan poin-poin penting di dalam teknik negosiasi yang perlu kamu ketahui.

Tujuan Negosiasi

Tujuan utama negosiasi adalah mendapatkan kesepakatan bersama atas suatu hal yang diperdebatkan. Selain itu, negosiasi juga memiliki beberapa tujuan lainnya seperti:

  1. Menyelesaikan konflik atau perdebatan yang timbul akibat perbedaan pendapat dalam sebuah negosiasi.
  2. Mendapatkan kesepakatan dan jalan keluar dari perbedaan pendapat.
  3. Menghindari hal-hal negatif yang dapat timbul dari bisnis seperti perbedaan pendapat dan pertikaian karena tidak ada pihak yang ingin mengalah dan mendengarkan pendapat pihak lain apabila terjadi masalah dikemudian hari.
  4. Menyatukan beberapa perbedaan pendapat agar diperoleh kesepakatan bersama.

7 Teknik Negoisasi Penting

Mendengarkan dengan Aktif

mendengarkan secara aktif

Salah satu cara mencapai komunikasi dalam lingkungan bisnis adalah dengan banyak mendengar secara aktif. Seorang negosiator harus belajar untuk mendengarkan tidak hanya dengan telinga melainkan juga dengan mata. Karena, pada umumnya setiap orang yang terlibat dalam proses komunikasi khususnya negosiasi akan menyampaikan banyak sekali pesan melalui komunikasi nonverbal dibandingkan dengan komunikasi verbal.

Baca juga:  Mengenal Apa itu Dropshipper, 5 Benefit, dan Cara Kerjanya

Untuk itu, seorang negosiator harus mampu untuk menafsirkan secara tepat apa yang tidak dikatakan dibandingkan dengan apa yang dikatakan oleh pihak lain. Selain itu, negosiator juga harus berhati-hati dengan komunikasi nonverbal yang ia sampaikan kepada pihak agar terhindar dari kesalahpahaman.

Mengomunikaskan Ide Secara Sopan, Singkat, Padat, dan Jelas

bersikap sopan dan efektif sebagai teknik negoisasi
sumber : kompaslifestyle

Negosiator hendaknya menyampaikan ide atau gagasan dengan sopan, singkat, padat, dan jelas. Jenis-jenis informasi yang berkaitan dengan ide atau gagasan yang ingin disampaikan kepada pihak lain harus dikaji dan digali melalui berbagai penelitian.

Hal ini dimaksudkan agar jika nantinya pihak lain merasa ragu-ragu atau tidak mengerti dengan apa yang dimaksud oleh negosiator. Negosiator dapat memberikan penjelasan yang lengkap berdasarkan data yang fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.

Bersabar

sabar mendengarkan pihak lain adalah salah satu teknik negoisasi
sumber : EKRUT

Teknik negosiasi dalam komunikasi bisnis berikutnya adalah bersabar. Sikap sabar sangat diperlukan selama proses negosiasi karena pada umumnya proses negosiasi membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk mencapai win-win solution.

Hal ini terlihat jelas dalam proses negosiasi bisnis internasional. Waktu yang dibutuhkan untuk melakukan negosiasi bisnis internasional sangatlah panjang dan bahkan melelahkan.

Oleh karena itu, masing-masing pihak yang bernegosiasi hendaknya mengerahkan segala sumber daya yang dimiliki,berada dalam suasana hati yang baik dan bersikap sabar karena hal ini dapat meningkatkan rasa percaya diri untuk mencapai hasil terbaik.

Menempatkan Diri pada Posisi Pihak Lain

Orang cenderung untuk mencari informasi yang sesuai dengan apa yang diyakini dan mengabaikan informasi yang bertentangan dengan apa yang diyakini.

Baca juga:  10 Tugas Sales Promotion dan 6 Manfaatnya untuk Bisnis

Untuk itu, sebagai teknik negoisasi berikutnya sebagai negosiator kamu perlu untuk berempati dengan sudut pandang pihak lain tanpa harus mengorbankan posisi negosiator. Sebagai negosiator kamu perlu untuk bersikap terbuka terhadap sudut pandang pihak lain dan berusaha memahami permasalahan dari sudut pandang pihak lain.

Memikirkan dan Menyiapkan Alternatif Terbaik

Dalam proses negosiasi, adakalanya semua pihak tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Karena itu, negosiator perlu memikirkan dan menyiapkan alternatif terbaik jika keinginan dan tujuannya tidak tercapai.

Berbagai alternatif yang tersedia sangat menguntungkan bagi negosiator karena dapat membandingkan setiap alternatif yang ada. Selain memikirkan dan menyiapkan alternatif terbaik, negosiator juga harus memikirkan jika negosiasi yang dilakukan mengalami kegagalan. Apabila negosiasi menemui kegagalan, negosiator harus mempertimbangkan apa yang akan terjadi dengan pihak lain jika kesepakatan tidak tercapai.

Melakukan Riset yang Komprehensif

Pengetahuan yang luas dapat digunakan sebagai landasan pendapat dalam sebuah diskusi negosiasi. Oleh karena itu, sangat perlu untuk mengetahui segala hal yang berkaitan dengan mitra negoisasi kita maupun permasalahan yang akan di bahas.

Bersikap Adil dengan Pendapat Pihak Lain

Bersikap sangat kaku dan mengunggulkan pendapat pribadi dapat membuat lawan bicara menjadi tidak nyaman. Hal ini juga dapat mengakibatkan  negosiasi berjalan tidak lancar.

Bersikaplah adil selama proses negoisasi. Pahami kebutuhan kedua belah pihak. Carilah keputusan yang bersifat win-win solution.

Dengan memahami teknik negosiasi bisnis yang tepat, kamu bisa mendapatkan hal yang kamu inginkan dari sebuah transaksi bisnis. Untuk membantu mendapatkan hasil negosiasi terbaik, kamu bisa melakukan konsultasi terlebih dulu dengan ahli bisnis, hukum atau negosiator yang tepat, sehingga hasil dari negosiasi tersebut bisa sesuai dengan tujuan bisnis.