arti riding motor

Memahami Arti Riding Motor, Terapkan 5 Tips Safety Riding Ini!

Pernah mendengar istilah riding motor sebelumnya, tapi belum paham apa arti riding motor yang sesungguhnya? Yuk, coba terjemahkan kata riding terlebih dahulu. Kata dasar dari riding adalah ride yang artinya adalah mengendarai. Sedangkan riding adalah sebuah kata untuk menggambarkan aktivitas yang tengah dilakukan, yang bisa dimaknai sebagai sedang berkendara. Riding sendiri merupakan sebuah kata dalam Bahasa Inggris, dan karena bahasa Inggris adalah Bahasa Internasional, maka tidak heran jika banyak kosa katanya yang digunakan di banyak negara, termasuk juga Indonesia.

Nah, setelah mengetahui arti riding, selanjutnya mari membahas mengenai motor. Motor ini cukup universal ya maksudnya. Jika dilihat dalam Bahasa Inggris, motor berarti mesin atau penggerak. Sementara untuk di Indonesia, motor hanya merujuk pada mesinnya saja. Dan secara lebih lengkap maksud dari motor adalah kendaraan roda dua yang bermesin. Sebenarnya, riding juga sering digunakan untuk penyebutan berkendara kuda. Namun, karena zaman sudah berubah dan kini lebih banyak penunggang sepeda dan sepeda motor, maka tidak salah jika riding juga disematkan untuk aktivitas berkendara motor. Jadi, arti riding motor adalah sedang mengendarai motor di mana sang pengendara motor disebut sebagai rider.

Paham Arti Riding Motor, Wajib Melakukan Safety Riding!

arti riding motor

Setelah mengetahui arti riding motor, sebagai seorang rider kamu juga wajib paham mengenai safety riding, lho! Safety artinya aman, sedangkan riding artinya berkendara. Safety riding adalah sebuah bentuk pola perilaku untuk berkendara yang nyaman dan aman, baik untuk diri sendiri maupun bagi pengguna jalan yang lain (pengendara maupun pejalan kaki). Artinya, safety riding adalah suatu sikap supaya kita bisa mengkondisikan diri dalam mengendarai sepeda motor secara aman dan nyaman, baik untuk diri sendiri maupun orang lain.

Selama ini, mungkin kamu masih banyak menyaksikan orang mengendarai motor dengan kecepatan tinggi, atau begitu lambat, dan sebagainya yang membahayakan dirinya serta orang lain disekitarnya. Menurut survei tim safety riding, setidaknya ada lebih dari 50% kecelakaan sepeda motor dikarenakan oleh faktor manusia itu sendiri, terkecuali faktor kendaraan, dan lingkungan. Jumlah yang tidak sedikit, bukan? Itulah mengapa, setiap pengendara sepeda motor wajib memahami dan melakukan safety riding. Poin-poin penting dalam safety riding di antaranya adalah sebagai berikut:

  • STNK dan SIM yang masih berlaku.
  • Plat nomor kendaraan, depan-belakang dalam kondisi baik.
  • Kelengkapan kendaraan bermotor sesuai standar.
  • Kaca spion harus lengkap di kiri dan kanan.
  • Lampu depan, lampu rem, lampu sein kiri-kanan, dan klakson yang berfungsi.
Baca juga:  Luka Jatuh dari Motor di Lutut, Bagaimana Cara Mengobatinya?

Tips Safety Riding yang Perlu Dilakukan para Rider

Untuk bisa mewujudkan safety riding, mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini. Perhatikan baik-baik, jangan sampai ada yang terlewat!

1. Pakai Helm adalah Wajib

Helm menjadi salah satu peralatan safety riding yang wajib digunakan pada saat sedang berkendara. Tujuan pemakaian helm adalah untuk melindungi bagian yang sangat vital pada tubuh, yaitu kepala. Pada umumnya, helm memiliki dua variasi yaitu helm full face dan helm half face. Silakan pilih dan tentukan, kamu ingin menggunakan jenis helm yang mana. Namun perlu diingat bahwa yang paling utama adalah helm yang kamu pakai harus berlabel SNI atau Standar Nasional Indonesia. Selain itu, pastikan juga helm yang kamu pakai pas di kepala,  sebab helm yang longgar justru bisa mendatangkan berbahaya. Kok bisa? Sebagai contohnya, saat terkena terpaan angin bisa saja helm yang ukurannya besar akan menjadi turun dari dahi dan menutupi pandangan mata. Selain itu, jika tidak sengaja terjatuh dari motor, maka helm akan terlepas dari kepala.

2. Gunakan Anti Fog di Kaca Helm

Selain menggunakan helm, kamu juga perlu menggunakan anti fog sebagai peralatan safety riding di jalan raya. Mengingat kondisi kaca helm yang terkadang mengembun saat hujan, maka hal ini tidak boleh disepelekan. Sebab, kaca helm yang mengembun bisa membahayakan diri sendiri karena mengganggu pandangan saat berkendara. Maka dari itu, selalu gunakan cairan anti fog pada kaca helm sebelum berkendara untuk mengatasi kaca helm yang mudah mengembun saat hujan.

3. Selalu Sedia Jas Hujan

Jas hujan juga menjadi salah satu peralatan safety riding yang harus selalu dibawa ke mana saja saat berkendara. Pilihlah jas hujan yang nyaman dipakai, dan pastikan aman, serta harus sesuai standar. Dengan begitu, penggunaan jas hujan tidak akan mengganggu kamu saat berkendara di jalan raya. Menggunakan jas hujan yang tidak sesuai standar akan mengganggu keselamatan diri sendiri dan orang lain. Sebagai contoh, penggunaan jas hujan yang tidak standar adalah bisa menutupi lampu bagian belakang motor atau malah bisa tersangkut pada kendaraan di sampingnya. Maka dari itu, pastikan kamu menggunakan jas hujan yang standar, ya!

4. Cek Kondisi Motor Sebelum Riding!

Sebelum berkendara, pastikan kamu mengecek kondisi motor, jangan sampai ada kerusakan. Di antaranya adalah mengecek angin ban, air radiator, kampas rem, serta kondisi rantai motor. Selain itu, pastikan juga lampu sepeda motor bisa menyala semua dengan normal. Jangan lupa pula untuk selalu membawa tool kit untuk berjaga-jaga. Sebab, kita tidak pernah tahu apakah dalam perjalanan motor akan mengalami masalah atau tidak. 

Baca juga:  Kenali Prinsip Go Green dan 7 Upaya Penerapannya

5. Selalu Patuhi Aturan Lalu Lintas

Rider yang baik adalah mereka yang selalu mematuhi semua aturan lalu lintas. Kalau kamu adalah salah satunya, maka tentunya kamu harus selalu mematuhi semua rambu-rambu lalu lintas yang berlaku. Selain karena merupakan peraturan, mematuhi rambu lalu lintas juga membantu kamu supaya selamat selama di jalan. Ada banyak sekali rambu-rambu lalu lintas yang berlaku di jalan raya, yang tentunya membutuhkan pemahaman para pengguna jalan. Kamu harus mengerti arti dari rambu-rambu lalu lintas yang ada seperti dilarang belok kiri, dilarang melawan arus, dan masih banyak lagi lainnya. 

Perlengkapan Penunjang Safety Riding yang Wajib Dimiliki

arti riding motor

Setelah memahami arti riding motor dan pentingnya safety riding, kamu juga harus tahu mengenai daftar perlengkapan riding. Berikut ini adalah daftar perlengkapan riding yang wajib dimiliki setiap rider, termasuk kamu. Cek satu per satu, yuk!

  1. Perlengkapan riding yang pertama tentu saja helm, seperti yang sudah disinggung di atas. 
  2. Kemudian, jaket yang berfungsi untuk melindungi tubuh dari terpaan angin dan sengatan panas matahari saat di jalan juga penting.
  3. Selain jaket motor, menggunakan celana panjang dengan bahan berkualitas dan memiliki fitur kompartemen pelindung lutut juga diperlukan. Sehingga bisa melindungi kaki dari luka akibat kecelakaan yang mungkin tidak sengaja terjadi.
  4. Perlengkapan riding berikutnya adalah sepatu, untuk melindungi tubuh bagian kaki.
  5. Jangan lupa lengkapi perlengkapan riding dengan sarung tangan. Tidak hanya melindungi tangan dari sengatan matahari, namun sarung tangan juga berfungsi untuk melindungi tangan dari luka jika terjadi kecelakaan. Pilihlah sarung tangan yang fit ke tangan, berbahan kuat, dan tidak licin supaya proses memutar grip gas dapat berjalan dengan lancar. 
  6. Body protector yang berfungsi untuk menghindarkan cedera pada bagian tulang jika terjadi kecelakaan juga tidak boleh dilewatkan.
  7. Kacamata hitam juga diperlukan saat berkendara di siang hari.

Bagaimana, kini sudah semakin paham arti riding motor beserta tips safety riding, bukan? Setiap pengendara motor harus tahu dan paham bagaimana cara berkendara dengan benar dan baik. Tentunya, hal ini dilakukan supaya selama perjalanan bisa mendapatkan kenyamanan serta tetap aman.

Rishna Maulina

Share