berat badan ideal anak menurut who
Sumber: Freepik

Bagaimana Cara Menghitung Berat Badan Ideal Menurut WHO? Ini Ulasannya!

Berat badan anak adalah satu faktor penting yang wajib orang tua perhatikan, sebagai standar atau patokan tumbuh kembang anak. Apabila berat badan anak masih berada dalam angka normal dan tidak memiliki keluhan apapun, maka bayi dapat dikatakan sehat. Sementara itu, jika berkurang atau malah berlebih, maka hal itu tentunya bisa menandakan bahwa anak sedang dalam masalah. Sebagai orang tua, kamu pun harus tahu bagaimana cara menghitung berat badan ideal menurut WHO. Dengan begitu, kamu bisa segera memberikan penanganan yang tepat jika anak kurang atau kelebihan berat badan.

Bukan hanya bisa melihat tumbuh kembang anak, mengetahui standar berat badan juga penting dilakukan, supaya kamu bisa mengetahui kondisi kesehatan anak. Dari banyaknya kasus yang terjadi terkait berat badan anak, jika anak memiliki berat badan yang rendah, itu artinya ia memiliki masalah kesehatan, seperti kurang asupan gizi, mengalami kondisi medis tertentu, hingga faktor genetik. Nyatanya, tidak hanya kekurangan gizi saja yang menyebabkan berat badan rendah, karena ternyata faktor genetik pun bisa menjadi penyebab berat badan bayi menjadi tidak ideal. 

Sedangkan, untuk berat badan anak yang berlebihan, biasanya menandakan bahwa ia memiliki masalah di kadar gula darahnya. Sehingga, mungkin kamu sebagai orang tuanya bisa rutin memantau agar kadar gula darah anak bisa tetap dalam kisaran normal. 

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Menurut WHO

Di dua minggu pertama setelah kelahiran, wajar saja jika bayi yang baru mengonsumsi susu ASI kehilangan beberapa berat badannya. Menurut statistik, bayi yang minum dari botol bisa kehilangan lima persen berat badannya, sementara bayi yang secara eksklusif minum susu ASI langsung dari sang ibu dapat kehilangan hingga sepuluh persen berat badannya. Namun tak perlu khawatir, sebab setelah dua minggu biasanya bayi akan kembali mendapatkan berat badannya seperti sedia kala.

Baca juga:  Apa Manfaat Laktosa untuk Bayi? Ini Penjelasannya

Di masa satu bulan pertama, kebanyakan bayi akan mendapatkan kenaikan berat badan, di mana pada masa ini bayi sudah tidak lagi membutuhkan waktu tidur seperti awal-awal baru lahir dan mulai membangun pola kebutuhan asupan. Lalu di enam bulan pertama, bayi akan mendapatkan kenaikan berat badan sekiat 0,4 kg setiap bulannya. Berat badan bayi ideal hingga masa enam bulan pertama bayi adalah sekitar 7,3 kg untuk bayi perempuan dan 7,9 kg untuk bayi laki-laki.

Nah, sekarang bagaimana cara menghitung berat badan ideal anak? Berikut ini sudah disiapkan beberapa rumus yang bisa digunakan untuk memperkirakan berat badan ideal. Yuk, simak!

  • Bayi usia 3-12 bulan, rumusnya adalah (usia dalam bulan + 9) : 2 = BB ideal (dalam kg). Contohnya, bayi berusia 4 bulan akan memiliki BB ideal (4 + 9) : 2 = 6.5 kg.
  • Anak usia 1-6 tahun, rumusnya adalah (usia dalam tahun x 2) + 8 = BB ideal (dalam kg). Contohnya, anak berusia 3 tahun akan memiliki BB ideal (3 x 2) + 8 = 14 kg.
  • Anak usia 7-12 tahun, rumusnya adalah (usia dalam tahun x 7 – 5) : 2 = BB ideal (dalam kg). Contohnya, anak berusia 9 tahun akan memiliki BB ideal (9 x 7 – 5) : 2 = 29 kg.

Tips Menjaga Berat Badan Anak Tetap Ideal

berat badan ideal anak menurut who
Sumber: Freepik

Jika ternyata berat badan anak ada di bawah warna hijau, itu berarti menandakan anak memiliki berat badan di bawah ideal usianya. Jadi, kamu perlu memberikan sumber makanan yang mengandung nutrisi untuk menaikkan berat badan sebagai berikut:

  • Karbohidrat. Karbohidrat juga sangat dibutuhkan anak di masa pertumbuhannya. Sebaiknya pilih adalah karbohidrat kompleks yang mengandung kalori tinggi. Kalori akan sangat efektif dalam menaikkan berat badan, seperti gandum utuh, pasta, sayuran, kacang polong, sereal, roti, dan tepung.
  • Protein. Mengingat ada sebanyak 20% dari total berat badan manusia berasal dari protein, jadi apabila anak kekurangan protein, maka beratnya pun akan berkurang sebanyak 20% dari seharusnya. Protein yang paling mendukung berat badan adalah protein hewani yang bisa didapatkan dari telur, daging-dagingan (ayam, sapi, kambing), dan ikan. Selain itu, kamu juga boleh memberikan protein nabati yang bisa didapat dari jamur, kentang, brokoli, bayam, kacang-kacangan, bayam, dan jagung.
  • Lemak. Mengonsumsi makanan berlemak tinggi adalah salah satu cara tercepat dalam menaikkan berat badan karena kandungan kalorinya paling tinggi dibandingkan dengan karbohidrat dan protein. Namun tentu saja kamu tidak boleh sembarangan dalam memberikan lemak anak, ya! Pilihlah lemak tak jenuh yang baik untuk kesehatan seperti yang ada pada kacang-kacangan, alpukat, ikan, dan minyak zaitun.
  • Gula Alami. Gula juga sangat bagus untuk membantu menambah berat anak, tapi sebaiknya pilih gula alami seperti fruktosa dan laktosa. Fruktosa dapat ditemukan pada buah, sementara laktosa bisa ditemukan pada produk susu. Kamu juga bisa memberikan madu pada anak di atas usia 1 tahun, karena madu sangat bermanfaat bagi kesehatan.
Baca juga:  Simak Tips Ampuh untuk Menjaga Trombosit Normal pada Anak

Cara Menghitung Berat Badan Ideal Anak, Coba Rumus di Atas!

Yuk, coba rumus di atas untuk mengetahui berat badan ideal anak menurut WHO. Tapi perlu dipahami dan diingat bahwa rumus di atas hanyalah sebagai tolok ukur dalam mengukur berat badan bayi atau anak. Sebagai ibu, kamu tetap harus melihat grafik yang terdapat pada KMS untuk melihat batasan berat badan ideal bayi, ya!

Selain mengetahui berat badan ideal anak, kamu juga harus terus memantau pertumbuhan anak dengan selalu berkonsultasi kepada Dokter Spesialis Anak (DSA) yang kamu percaya. Jangan lupa untuk terus memberikan nutrisi yang mencukupi setiap hari agar kebutuhan anak selalu terjaga dan mencapai berat badan ideal sesuai dengan tahapan usianya.

Rishna Maulina

Share