Menilik Pengertian Bivak, serta 3 Hal Penting yang Wajib Diperhatikan dalam Pembuatannya

Penggemar aktivitas luar ruang tentu sudah tidak asing dengan bivak. Bivak adalah tempat berteduh sementara ketika seorang melakukan kegiatan luar ruang, yang bisa dibuat secara mandiri atau memanfaatkan lanskap alam yang ditemui.

Penggunaan bivak sendiri dilakukan sebagai bentuk dari adaptasi pelaku aktivitas luar ruang pada perubahan cuaca yang terjadi. Tidak hanya sebagai tempat berteduh atau bermalam, bivak juga menjadi tempat krusial untuk bertahan ketika terjadi kondisi cuaca ekstrim.

Nah, untuk mengetahui alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat bivak, kamu bisa cek penjelasannya di poin singkat berikut. Sebagai tambahan, kamu juga akan mendapatkan tips dan hal penting yang harus diperhatikan saat membuat bivak.

So, check this out!

Peralatan dan Bahan yang Diperlukan

bivak adalah

Untuk membuat bivak di alam terbuka, kamu akan memerlukan peralatan dan beberapa bahan dasar yang harus ada. Selanjutnya, alat dan bahan ini bisa kamu susun dan rangkai sedemikian rupa hingga menjadi sebuah bivak yang layak dihuni untuk sementara waktu.

Alat dan bahan yang diperlukan dalam membuat bivak adalah sebagai berikut:

  • Jas hujan
  • Flisheet
  • Tali
  • Pisau
  • Plastik
  • Matras
  • Potongan kayu dan ranting

Dan bahan lain yang bisa kamu temukan di lokasi pembuatan bivak ini. Pada dasarnya, alat dan bahan di atas merupakan komponen utama dalam pembuatan tempat berteduh sementara ini agar dapat memenuhi fungsinya.

Baca Juga: 10+ Tips Foto Aesthetic Orang, Kamu Wajib Coba!

3 Hal Penting yang Harus Diperhatikan saat Membuat Bivak

bivak adalah

Pembuatan bivak sebenarnya sangat fleksibel dan tergantung dengan kebutuhan tempat berteduh yang kamu miliki. Penggunaan bahan-bahan yang kamu temukan di lingkungan sekitar dan dipadukan dengan alat yang kamu miliki, bisa membantu kamu mendapatkan bivak yang ideal.

Baca juga:  Daya Tarik Kampung Warna Warni yang Ada di Indonesia

1. Pertama, Perhatikan Keadaan Alam

Saat akan membuat bivak kamu wajib memperhatikan keadaan alam atau lokasi tempat kamu akan membuat bivak. Hal ini dengan pertimbangan agar ketika kamu beristirahat di dalamnya, tidak ada hal masif yang terjadi dan dapat mengancam keselamatan setiap orang yang ada di dalam tempat ini.

Beberapa kondisi yang wajib diperhatikan antara lain:

  • Hindari pendirian bivak di tempat terbuka yang secara langsung terpapar angin
  • Pastikan memberikan alas yang ideal agar suhu tetap terjaga dan terhindar dari tanah basah atau lembab
  • Hindari pembuatan bivak terlalu dekat dengan sungai untuk mewaspadai air meluap
  • Pastikan tidak ada sarang serangga di sekitar titik pendirian bivak
  • Hindari membuat bivak di lereng atau lembah, sebab memiliki risiko lebih tinggi pada banjir dan longsor
  • Cari tempat yang datar dan kering sehingga bivak bisa memberikan manfaat maksimal

2. Menggunakan Apa yang Tersedia

Dalam pembuatannya, bivak akan memerlukan cukup banyak bahan. Selain yang kamu persiapkan dan sudah dibawa, kamu juga dapat memanfaatkan apa yang tersedia di lokasi sekitar pendirian bivak ini.

Cermati, memanfaatkan apa yang tersedia. Artinya, sebisa mungkin kamu hanya menggunakan bahan yang sudah ada di alam sehingga tidak melakukan terlalu banyak perubahan pada lanskap area yang kamu pilih untuk pendirian tempat berteduh ini.

Penggunaan batang pohon yang telah mati, atau ranting yang sudah  berguguran, batu-batu yang telah secara alami tersusun, dan lain sebagainya. Artinya ketika kamu selesai menggunakan bivak, lokasi yang baru saja kamu gunakan tidak mengalami perubahan yang terlalu besar sehingga menjaga kondisinya tetap alami.

Baca juga:  MotoGP Mandalika Terselenggara Sukses, Ini 7 Fakta Uniknya

3. Jangan Lupa Pastikan Kelayakannya

Sebelum kamu dan rombongan menggunakan bivak, pastikan dahulu kelayakan dari bivak tersebut. Cek kekuatannya, periksa bagian-bagian yang mungkin terdapat kebocoran, dan pastikan tidak ada rembesan air di bagian bawah atau alas dan bagian lain dari bivak.

Setidaknya standar kelayakan bivak dapat dilihat dari beberapa hal. Pertama, tidak bocor dan tidak memiliki rembesan air, kemudian lokasi yang dipilih strategis, nyaman, dan aman, ketiga, tidak terlalu banyak mengubah lanskap atau merusak alam sekitar, dan memiliki lokasi api unggun dan parit untuk mencegah terjadinya banjir saat hujan turun.

Saat semua sudah dipastikan, maka bivak siap digunakan oleh rombongan atau oleh kamu saat beristirahat. Ingat untuk tetap waspada pada segala bentuk tanda yang alam berikan ya, sehingga pencegahan dan langkah tepat bisa diambil jika terjadi hal yang mendadak.

Baca Juga: Menikmati Liburan Seru di Garuda Wisnu Kencana Bali 

Penggunaan berbagai peralatan luar ruang yang berkualitas dan memiliki standar jelas harus jadi hal utama, untuk menunjang kegiatan luar ruang yang dilakukan. Hal ini akan sempurna jika dilandasi pada pemahaman mengenai langkah tepat yang harus dilakukan ketika terjadi hal darurat.

Karena pada dasarnya kegiatan luar ruang yang dilakukan tidak mungkin berjalan lancar tanpa persiapan yang baik, maka selalu persiapkan diri kamu untuk berkegiatan. Jangan terburu-buru saat bersiap, dan pastikan semua perlengkapan dan informasi yang diperlukan sudah benar-benar dimiliki.

Bivak adalah salah satu tempat berteduh dan berlindung yang bisa dibuat dengan memanfaatkan berbagai benda dan peralatan. Ingat prinsip dasar fungsinya, dan selalu pertimbangkan setiap faktor di atas saat akan membuat bivak. w