Mengenal Brunch dan 7 Tempat Favoritnya di Jogja

Pagi hari selalu lekat dengan awal kesibukan. Tak heran jika banyak orang sering melewatkan sarapan, dan lebih memilih brunch untuk menjadi alternative makan pagi yang terlewat. Brunch adalah sebuah lifestyle bagi sebagian orang yang memiliki kesibukan sangat padat di pagi hari. Begitu juga saat berwisata. Dimana sarapan sering terlewatkan dan eksplorasi menjadi kebutuhan.

Di kota Yogyakarta, sebagai  surganya tempat wisata, kamu bisa menjumpai  banyak  tempat yang asyik  untuk brunch.Tidak perlu khawatir jika sarapan pagimu terlewat. Karena faktanya banyak makanan unik dan sudut kota menarik yang bisa kamu jadikan tempat untuk sekedar duduk menikmati brunch favorit di kota ini.

Ingin tahu apa itu brunch? Dan ide brunch di Jogja? Yuk intip ulasan di bawah ini.

Apa itu Brunch?

Brunch adalah istilah yang digunakan saat seseorang makan di antara waktu sarapan dan makan siang. Biasanya, konsep brunch banyak dilakukan oleh orang-orang yang tidak sempat sarapan di pagi hari dan baru bisa makan pada pukul 10 atau pukul 11 siang.

Istilah brunch berasal dari penggabungan kata breakfast (sarapan) dan lunch (makan siang). Biasanya, menu brunch tidak terlalu berat seperti makanan utama, tetapi juga tidak terlalu ringan seperti camilan. Inilah mengapa brunch bisa menjadi solusi untuk mengisi energi saat kamu melewatkan sarapan dan belum sampai waktu makan siang.

7 Tempat Favorit Brunch di Jogja

1.Tengkleng Gajah

Sumber: Pixabay

Meskipun namanya Tengkleng Gajah, bukan berarti warung tengkleng yang terletak di kawasan Bulurejo ini menggunakan daging gajah sebagai bahan utama menunya. Bahan untuk brunch adalah tengkleng kambing muda yang disajikan dalam porsi besar, seperti gajah. Rasanya nikmat, dagingnya empuk dan porsinya yang besar membuat warung tengkleng ini ramai dikunjungi, terutama pada jam makan siang dan makan malam. Selain tengkleng, terdapat pula berbagai menu olahan daging kambing lainnya yang sayang bila dilewatkan, seperti tengkleng gajah goreng, sate kambing hingga nasi goreng. Tengkleng Gajah buka dari pukul 09.00 – 21.00. Selengkapnya lihat di Tengkleng Gajah.

Baca juga:  15 Oleh-Oleh Khas Jogja yang Wajib Kamu Bawa Pulang

2. Gudeg Yu Djum

gudeg untuk brunch
Sumber: unsplash

Berkunjung ke kota Jogja, pasti serasa belum lengkap jikabelum mencicip makanan khasnya yaitu Gudeg. Salah satu gudeg yang terkenal di kota Jogja adalah gudeg Yu Djum. Gudegnya tidak berkuah dan rasanya dominan manis. Gudeg Yu Djum ini paling legendaris di Jogja. Cabangnya banyak, tetapi dapur utamanya terletak di Mbarek dan buka dari pukul 5 pagi. Kita bisa melihat proses memasaknya yang masih menggunakan kayu bakar.

3. Kopi Klotok

kopi klothok tempat brunch
Sumber: Pixabay

Ingin brunch dengan suasana santai dank has pedesaan? Kopi Klotok bisa menjadi alternative pilihan. Masakan yang disajikan di sini memang bersahaja, seperti sayur lodeh terong, dll. Namun, rasanya sangat lezat dan harganya bersahabat, rata-rata di bawah Rp10.000. Dengan atmosfer pedesaan Jawa, Warung Kopi Klotok selalu menjadi favorit dan dipenuhi wisatawan sejak buka pukul 7 pagi.

4. Soto Bathok Mbah Katro

brunch adalah
Sumber: Unsplush

Ingin menikmati yang segar- segar saat brunch? Soto bathok mbah Katro ini bisa menjadi salah satu favoritmu. Kamu bisa menikmati soto kuah bening dengan porsi sedang sambil menikmati alam pedesaan dan candi Sambisari yang penuh histori. Bisa dibilang, Soto Bathok Mbah Katro ini merupakan harmoni wisata budaya dan kuliner yang berpadu. Di sini kamu bisa melengkapi sajian soto  dengan sate usus, tempe goreng, dan juga sate puyuh untuk rasa yang lebih nikmat.

Untuk jam bukanya sendiri dimulai pada pukul 06.00 hingga 16.00 WIB. Kamu bisa menikmati sajian mulai dari Rp 6.000,- setiap porsi. Wah, murah banget, ya!

Baca juga:  Butuh Tips Mix and Match Earth Tone Outfit? Cek di Sini!

Baca Juga: Tebing Breksi, Tempat Wisata Alam Terbaik di Jogja

5. Mangut Lele Mbah Marto

mangut lele untuk brunch
Sumber: Unsplash

Menu favorit ke 5 untuk brunch adalah mangut lele. Mangut lele adalah kuliner berupa lele asap. Uniknya, sajian ini dilengkapi dengan kuah santan bercita rasa pedas. Di Jogja sendiri, salah satu sajian lele mangut yang terkenal, adalah kepunyaan Mbah Marto.

Namun,untuk mencari lokasi Mangut lele ini tidak semudah itu. Sebab, kamu harus rela blusukan ke kampung-kampung. Nah, begitu sampai, Mbah Marto akan menyapamu dengan senyum yang ramah. Mbah Marto sendiri sudah menjual lele asap ini semenjak 1960-an.

Kamu bisa datang ke lokasi sejak pukul 09.00 sampai 16.00 WIB untuk merasakan nikmatnya sajian. Harganya sendiri dibanderol hanya Rp 25.000,- setiap porsi.

6. Sambel Welut Pak Sabar

sambel belut
Sumber: Freepik

Belut terkenal sebagai binatang licin yang mudah bergerak ke sana – ke mari. Di sini, belut tersebut diolah menggunakan bumbu kencur dan sambal bawang pedas menggigit dan disajikan bersama nasi panas yang pulen. Pasti yang nggak doyan jadi ketagihan deh.

Sebagai informasi tambahan, warung pak Sabar ini buka dari pukul 10.00 sampai pukul 22.00. Harga perporsi belut dibanderol dia angka Rp 20.000. dijamin kenyang dan puas.

Baca Juga: Wow! Inilah 5 Rekomendasi Cafe di Jogja yang Wajib Dikunjungi

7. Sego Empal Bu Warno

Empal bu Warno
Sumber: Unsplash

Pergi ke pasar Beringharjo tidak hanya melulu untuk membeli baju. Kamu juga bisa mengunjungi salah satu stand kuliner enak di pasar tersebut. Salah satunya yang terkenal adalah Sego Empal Bu Warno. Proses pembuatan yang memakan waktu hingga belasan jam membuat daging empal olahan Bu Warno ini terkenal empuk dan juicy dengan rasa bumbu yang begitu menyerap. Apalagi jika disantap bersama sambal korek atau sambal petis. Tak heran jika kedai yang sudah ada selama lebih dari lima dekade ini jadi favorit.

Tidak perlu khawatir lagi jika tertinggal sarapan di Jogja. Saat ini, bahkan kamu bisa menghabiskan banyak waktu untuk brunch  sambil santai dan merindukan kenangan dari setiap sudut kota.