10 Cara Agar Tidak Insecure yang Wajib Kamu Tahu

Pada dasarnya tingkat kepercayaan diri seseorang bisa berubah kapan saja sehingga ketika tingkat kepercayaan diri menurun maka seseorang akan merasa malu atau minder. Saat ini, turunnya tingkat rasa percaya diri biasa didengar dengan sebutan insecure. Seseorang yang sedang insecure merasa dirinya seperti menjadi bahan tertawaan, memalukan, dan tidak disukai oleh orang lain. Jika dibiarkan berlarut-larut, kondisi ini bisa berbahaya. Untuk mengatasinya, di bawah ini akan kita ulas cara agar tidak insecure yang wajib kamu tahu.

Faktor-Faktor Munculnya Insecure

cara agar tidak insecure
Sumber: Freepik

Rasa insecure disebabkan oleh empat faktor, yang terdiri dari faktor pendidikan, faktor finansial, faktor karier, dan faktor fisik. Adapun penjelasan keempat faktor tersebut sebagai berikut.

1. Faktor Pendidikan

Di zaman yang modern ini, pendidikan sudah dianggap sebagai sesuatu yang tidak boleh dipandang sebelah mata, baik itu oleh perempuan ataupun laki-laki. Dengan pendidikan bisa membuat seseorang lebih terpandang.

Seperti yang diketahui oleh banyak orang bahwa pendidikan menjadi prioritas utama untuk meningkatkan rasa percaya diri. Pendidikan yang tinggi bisa dijadikan sebagai penyeimbang bagi mereka yang menjadi pusat perhatian. Namun, di sisi lain jika pendidikannya lebih rendah maka seseorang yang insecure menjadi tidak percaya diri. Bahkan hal yang lebih parah adalah orang tersebut takut terlihat atau dianggap bukan orang yang pandai.

2. Faktor Finansial

Faktor finansial menjadi salah satu munculnya rasa insecure. Salah satu faktor itu ialah penghasilan yang diperoleh seseorang baik itu seorang perempuan ataupun seorang laki-laki. Jika penghasilan seseorang lebih rendah dari orang-orang terdekat maka ia (orang insecure) menjadi kurang percaya diri.

Namun, dalam sebuah keluarga biasanya yang lebih cenderung mengalami insecure yaitu laki-laki atau seorang suami. Hal itu dikarenakan jika seorang suami memiliki penghasilan yang lebih rendah dari seorang istri maka kemungkinan besar seorang suami akan mengalami insecure.

Baca juga:  Sudah Tahu Apa itu Binge Watching dan Dampak Negatifnya bagi Kesehatan?

3. Faktor Karier

Faktor karier bukan hanya seputar penghasilan. Seseorang yang belum mendapat pekerjaan atau diberhentikan dari pekerjaan juga bisa membuat seseorang menjadi insecure karena merasa dirinya belum bisa memberikan apa-apa terhadap orang-orang terdekat.

Faktor karier sering terjadi pada laki-laki karena di masa mendatang (memiliki keluarga) dituntut untuk menjadi kepala keluarga dan membiayai kehidupan keluarga. Oleh karena itu, seorang laki-laki yang telah memiliki pekerjaan dan berpenghasilan yang cukup maka kemungkinan muncul rasa insecure sangatlah kecil.

4. Faktor Fisik

Yang termasuk ke dalam faktor fisik ini adalah semua penampilan fisik yang dimiliki oleh seseorang baik itu laki-laki atau perempuan. Penampilan fisik yang dimaksud, meliputi wajah, tinggi badan yang ideal, postur tubuh, dan berat badan. Jika seseorang memiliki penampilan fisik yang yang tidak ideal maka ada kemungkinan orang tersebut merasakan rasa kurang percaya diri atau insecure.

Bagi sebagian orang yang memiliki penampilan fisik yang kurang ideal bila dibandingkan dengan pasangannya biasanya akan merasa insecure. Misalnya, ada seorang laki-laki yang mempunyai tinggi badan lebih pendek daripada pasangannya.

Baca Juga: 10+ Cara Jitu untuk Menjaga Kesehatan Mental

Cara Agar Tidak Insecure

cara agar tidak insecure
Sumber: Freepik

1. Cari Kelebihan Diri Sendiri

Cara agar tidak insecure yang pertama adalah, kamu harus menemukan apa yang dapat kamu banggakan dengan mencatat semua hal yang bisa kamu lakukan dengan benar, bahkan hal yang terkecil sekalipun. Fokuskan pikiran pada kontribusi dan bukan kekurangannya.

2. Atasi Rasa Canggung

Saat merasa mulai merasa canggung, cobalah untuk tidak memikirkannya terlalu berlebihan dan menerima fakta bahwa semua orang pasti pernah merasakan hal yang sama. Jadikan fakta ini sebagai hal untuk membantu kamu merasa lebih nyaman dengan diri sendiri.

Saat merasa malu, cobalah untuk menertawakannya ketimbang mengkhawatirkannya terlalu berlebihan.

3. Mendahulukan Kebutuhan Diri Sendiri

Terlalu banyak memperhatikan kebutuhan orang lain dan melupakan kebutuhan diri sendiri membuat Kamu tidak cukup menghargai diri sendiri dan pada akhirnya merasa insecure.

Mulailah lebih menyanyangi diri sendiri dengan menyisihkan waktu untuk memanjakan diri. Kamu bisa merawat tubuh dengan pijat atau facial, menikmati makanan enak yang bergizi, dan berlatih berbicara hal baik kepada diri sendiri.

4. Lawan Pikiran Negatif

Jangan menyalahkan diri sendiri setelah mengalami kegagalan. Ini dapat membuat kamu terjebak dalam lingkaran perasaan negatif seperti rasa malu dan membenci diri sendiri.

Baca juga:  Pentingnya Inisiatif di Dunia Kerja dan 6 Cara Meningkatkannya

Cobalah melawan pikiran negatif tersebut saat muncul dengan memaafkan dirimu. Tuliskan pikiran negatif yang muncul dan lakukan pengamatan untuk mencari hal-hal yang dapat dipelajari dari pengalaman tersebut dan kembali fokus pada hal positif.

5. Menjauh dari Situasi yang Menyulitkan

Kenali situasi dan orang-orang yang dapat menurunkan harga dirimu. Jika kamu memiliki teman yang kerap mengejek, membuatmu merasa tidak berharga dan merasa insecure, maka sebaiknya temukan teman lain yang lebih baik.

6. Habiskan Waktu Bersama Orang-Orang Tercinta

Tidak ada yang lebih baik daripada mengelilingi diri kamu dengan orang-orang yang penuh kasih dan suportif untuk membangun kepercayaan diri dan membuatmu merasa diterima apa adanya.

Sisihkan waktu dan buatlah rencana untuk berkumpul dengan orang terdekat dan tersayang. Melihat dirimu melalui mata orang-orang yang peduli denganmu akan membantumu menghargai kualitas dan perspektif unik kamu sendiri.

7. Lakukan Hal-Hal yang Membuat Bahagia

Untuk menghilangkan perasaan insecure, sebaiknya prioritaskan untuk menghabiskan waktu luang dengan melakukan hal-hal yang membuat bahagia, seperti melakukan hobi.

Kamu juga bisa mencoba belajar hal-hal baru yang terlihat menarik. Selain membuat bahagia, memiliki keterampilan baru juga dapat menyadarkan bahwa kamu memiliki bakat dan kemampuan yang patut dibanggakan. Ini juga dapat berkontribusi dalam menghilangkan perasaan insecure.

8. Hargai Setiap Usaha

Mengatasi perasaan insecure dan membangun harga diri tidak dapat dilakukan dengan instan. Selama proses ini, jangan terlalu keras pada diri sendiri dan jangan berkecil hati jika segala sesuatu tidak membaik secepat harapan kamu.

Hargai setiap usaha yang telah kamu lakukan, sekecil apa pun itu. Langkah kecil yang diambil saat ini, akan memberikan perkembangan besar jika konsisten melakukannya.

9. Rayakan Pencapaian

Rayakan kesuksesan dan pujilah diri sendiri saat mendapatkan pencapaian yang baik. Merasa bangga dengan apa yang telah dilakukan dapat membangkitkan perasaan positif dan pada akhirnya menghilangkan perasan insecure.

10. Minta Bantuan Profesional

Perasaan insecure yang hanya muncul sesekali merupakan bagian alami dalam kehidupan. Namun insecure yang muncul terus menerus dan bertahan lama sehingga membuat kamu kesulitan untuk mengatasinya, maka minta lah bantuan psikolog atau psikiater.

Terapi dengan ahli kesehatan jiwa akan membantu kamu mengetahui akar penyebab perasaan insecure yang diraskaan, serta cara menghadapinya yang baik.

Baca Juga: Kesehatan Mental: Penyebab, Gejala, dan Upaya Pencegahannya

Kamu juga dapat mencoba menambah pengetahuan mengenai insecure dengan membaca buku-buku pengembangan diri atau artikel yang dapat membantu mengatasi perasaan insecure.

Setelah membaca artikel di atas, sekarang pastinya kamu sudah tahu cara agar tidak insecure lagi. Perlu diingat, bahwa setiap manusia punya kekurangan. Jadi hilangkan rasa insecure dan perbanyak rasa syukur.