7 Cara Membuat CV Menarik untuk Kerja Terlengkap

cara membuat CV

CV atau Curriculum Vitae adalah daftar riwayat hidup, salah satu dokumen penting yang disiapkan ketika akan melamar pekerjaan, magang, ataupun mengajukan beasiswa. Oleh karena itu cara membuat CV wajib kamu ketahui untuk mendukung kesuksesan karirmu ke depan.

Seperti namanya, CV ini berisi riwayat hidup kamu. Isinya tentu yang berkaitan dengan hidupmu, mulai dari nama, riwayat pendidikan, ketrampilan, pengalaman kerja, prestasi, dan informasi lainnya yang berkaitan dengan dirimu.

CV yang kamu buat harus bisa menarik perhatian perekrut agar mau melihat semua berkas milikmu. Gimana caranya? Kamu bisa membuat CV yang seperti itu? Di artikel ini kamu akan belajar bagaimana cara membuat CV yang bagus. Yuk, simak di bawah ini.

Cara Membuat CV yang Baik dan Benar

Jangan Berlebihan

jangan menulis secara berlebihan
26 Apr 2012, California, USA — Kelly Edwards, 54, who was laid off 4 years ago, types a cover letter for an online job posting application at his home in West Covina, California April 25, 2012. Edwards has resorted to handing out resumes at street corners and accepting money from strangers to provide for his family. REUTERS/Mario Anzuoni (UNITED STATES – Tags: SOCIETY BUSINESS EMPLOYMENT) — Image by © MARIO ANZUONI/Reuters/Corbis

Tips cara membuat CV yang baik dan benar yang pertama adalah menghindari format CV yang berlebihan. Banyak anak muda yang percaya kalau CV berformat “kekinian” akan menarik perhatian para HRD. Iya sih, tapi menarik yang baik. Kamu pasti tau lah bedanya CV yang baik dan benar dengan CV yang kurang baik atau CV yang berlebihan. Yang mana yang lebih enak dibaca? Pasti masih lebih baik yang kesannya straightforward dan gak berlebihan.

Jangan membuat CV dengan gambar-gambar kurang penting, desain berlebihan, yang justru mirip poster/pamflet. Sederhana saja, tulis namamu dengan font agak besar di bagian paling atas CV. Sematkan fotomu di bagian kanan atas, ikuti dengan menuliskan nomor ponsel, e-mail, alamat rumah, dan tempat serta tanggal lahir.

Tulis Riwayat Pendidikan yang Terkini Saja

Salah satu cara membuat CV yang benar tentang pendidikan adalah dengan mencantumkan pendidikan terakhir saja. Tidak perlu menuliskan semua jenjang pendidikan dari TK sampai kuliah. Pokoknya ingat untuk memasukkan hal-hal yang terkini atau recent saja di dalam CV. Kalau dalam hal pendidikan, cukup tulis jenjang SMA ke atas saja.

Baca juga:  5 Ide Bisnis Kuliner Menarik untuk Anak Muda

Gunakan Kalimat Efisien

Buat kamu yang banyak mengikuti organisasi atau terlalu aktif berorganisasi pada saat kuliah atau SMA, pasti ada keinginan untuk mencantumkan seluruh riwayat organisasinya. Yah, itung-itung buat bikin yang baca CV makin terkesan lah. Tapi, hal ini sebenarnya gak perlu lho. Salah satu cara membuat CV lamaran kerja yang benar adalah menggunakan rumus “KISS” alias Keep It Short and Simple. Ini artinya, kamu gak perlu berlebihan dalam menuliskan aktivitas keorganisasian kamu. Kamu cukup menuliskan 3-5 kegiatan organisasi terkini kamu saja. Gak usah di-list sampai belasan, atau bahkan puluhan. Alih-alih bikin terkesan, yang baca CV kamu nanti malah akan menilai CV kamu berlebihan dan kamu terlalu ingin pamer.

Jangan Tulis Sesuatu yang Bukan Fakta

jangan menulis yang bukan fakta

Seorang HRD bisa saja lagsung menguji kemampuan kamu pada saat wawancara kerja. Oleh karena tulislah segala hal yang kamu kuasai saja. Jangan menuliskan sesuatu yang bukan fakta  hanya untuk membuat pewawancara terkesan. Contoh, misalnya kamu sama sekali tidak tahu tentang Ms. Excel tapi kamu menulis “menguasai Ms. Excel” di CV kamu. Percaya deh, semua yang kamu tulis di CV akan diverifikasi oleh HRD.

Gunakan Font yang Mudah Dibaca

Ada cara membuat CV lamaran kerja lebih formal dan enak dibaca, yaitu dengan cara menggunakan font standar. Kalau bisa, dalam menulis CV, gunakan font yang mudah dibaca seperti Times New Roman atau Arial. Jangan gunakan font aneh-aneh yang kadang malah bikin CV terkesan berlebihan. Hindari juga penggunaan font lebih dari satu jenis. Format-format seperti Italic, Bold, dan Underline hanya digunakan pada saat penting saja. Dengan mengikuti semua hal ini, CV akan mudah untuk dibaca.

Baca juga:  9 Tips Manajemen Waktu untuk Membantumu Tetap Produktif

Jangan Lupakan Sertifikat Keahlian dalam CV

Sertifikasi atau sertifikat keahlian bisa banget lho memberi manfaat membantumu dalam bekerja. Makanya, salah satu tips cara membuat CV lamaran kerja yang baik dan benar adalah dengan mencantumkan sertifikat keahlian ke dalam CV. Gak jarang lho ada perusahaan yang mensyaratkan sertifikasi tertentu untuk beberapa lowongan pekerjaan. Buatlah kolom sertifikasi sendiri, biasanya sih letaknya di bawah riwayat pendidikan, dan masukkan pengalaman-pengalaman sertifikasimu di sana. Tapi, tulis yang bisa dibuktikan dengan sertifikat fisik saja, ya. Plus, kalau gak begitu penting, gak usah ditulis semuanya.

Perhatikan Foto dalam CV

gunakan foto terbaik dalam CV
sumber : mangroveprinting.com

Tips terakhir dalam cara membuat CV lamaran kerja yang baik, benar, dan lengkap adalah memperhatikan foto yang kamu cantumkan dalam CV. Foto bisa menjadi salah satu faktor penentu, lho. CV biasanya ditulis dengan tujuan dibaca oleh orang yang belum dikenal, dalam hal ini staff HRD perusahaan yang kamu lamar. Alhasil, prinsip “kesan pertama begitu menggoda” sangat penting di sini. Karenanya, gunakan foto dengan pose terbaik kamu. Gunakan foto di mana kamu mengenakan dresscode formal. Tapi, tidak terkesan kaku.

Tujuh tips cara membuat CV lamaran kerja di atas bisa kamu praktikkan untuk mendapatkan CV yang baik, benar, dan lengkap. Kalau CV kamu dibuat dengan baik dan benar, HRD pastinya juga akan semakin terkesan. Selamat mencoba!

Tags: , , , , ,

Berita Terbaru