Bingung Bagaimana Cara Menghitung Berat Badan Ideal? Pakai Cara Ini Saja!

Untuk mengetahui apakah berat badan kamu berada di skala normal dan sehat, maka sangat penting untuk mengetahui cara menghitung berat badan ideal. Namun perlu diingat, bahwa berat badan ideal berbeda-beda tergantung pada jenis kelamin. Pada dasarnya, pria dan wanita memiliki karakteristik tubuh yang berbeda, sehingga pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya pun bergantung dari kerja hormon dan tingkat metabolisme yang berbeda pula.

Jika kamu memiliki kelebihan berat badan yang terus kamu abaikan, kamu akan berisiko terkena obesitas dan memiliki risiko lebih tinggi terkena masalah kesehatan serius lainnya, lho. Untuk itulah menjaga berat badan tetap ideal menjadi salah satu hal yang sangat penting untuk menghindari berbagai masalah kesehatan yang mungkin menghampiri. Untuk mengetahui menghitung berat badan ideal, sebenarnya ada banyak cara yang dapat dilakukan. Namun yang paling sering digunakan adalah rumus Body Mass Index (BMI) dan Broca.

1. Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus BMI

berat badan ideal

Body Mass Index (BMI) atau penyebutan dalam bahasa Indonesia adalah Indeks Masa Tubuh (IMT), merupakan cara mudah untuk menghitung berat badan ideal berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Untuk penghitungannya, berat badan harus dalam satuan kilogram dan tinggi badan harus dalam satuan meter kuadrat.

Sebagai contohnya, kamu memiliki berat badan 70 kilogram dan tinggi 160 cm (1,60 meter). Maka kalikan tinggi badan dalam kuadrat terlebih dahulu, yaitu: 1,60 x 1,60 = 2,56. Lalu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan tersebut 70/2,56 = 23,4. Nilai BMI 23,4 jika dilihat berdasarkan standar WHO, berarti kamu termasuk normal. Dilansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk kawasan Asia adalah sebagai berikut ini:

Baca juga:  Ketahui 10 Manfaat Buah Pinang dan Bahayanya bagi Kesehatan
WHO (BMI)Asia-Pacific (BMI)
Kurus<18.5<18.5
Normal18.5-24.918.5-22.9
Overweight25-29.923-24.9
Obesitas≥30≥25

Pada intinya adalah, semakin lebih berat badan kamu maka akan semakin tinggi hasil penghitungan BMI dan semakin tinggi risiko terserang obesitas.

2. Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca

berat badan ideal

Rumus Broca ini ditemukan oleh Pierre Paul Brocha. Seperti dikutip dari The Independent, rumus untuk menghitung bobot ideal ini ditemukan pada tahun 1871 oleh Dr. Pierre Paul Broca dan dipopulerkan oleh Dr. BJ Devine pada tahun 1970-an. Berikut ini adalah cara menghitung bobot ideal berdasarkan rumus Broca untuk wanita: (tinggi badan – 100) – (15% x (tinggi badan – 100)). Contoh perhitungannya adalah sebagai berikut: Jika seorang wanita memiliki tinggi badan 155 cm, maka berat idealnya: (155 – 100) – (15% x (155 – 100)) = 55 – 15 = 40. Itu berarti, bobot ideal wanita dengan tinggi badan 155 cm adalah 40 kg.

Berikut ini adalah cara menghitung bobot ideal berdasarkan rumus Broca untuk pria: (berat badan – 100) – (10% x (tinggi badan -100)). Contoh perhitungannya adalah sebagai berikut ini: Jika seorang pria memiliki tinggi badan 180 cm, maka berat idealnya adalah: (180 – 100) – (10% x (180 – 100)) = 80 – 8 = 72. Itu berarti, berat badan ideal untuk pria dengan tinggi badan 180 cm adalah 72 kg.

Baca juga:  Simak 7 Manfaat Penting Sarapan Pagi bagi Kesehatan Ini!

Namun, yang perlu diingat bahwa menghitung bobot ideal dengan rumus BMI atau Broca ini tidak selalu akurat. Kok bisa? Penyebabnya adalah karena ada faktor usia dan faktor berat tulang atau proporsi tubuh masing-masing orang.

Tips Menjaga Berat Badan yang Ideal

berat badan ideal

Pada dasarnya, berat badan setiap orang akan tergantung dari asupan kalori yang masuk dan berapa banyak kalori yang digunakan untuk beraktivitas. Itu berarti, berat badan tidak akan bertambah jika jumlah asupan kalori yang masuk sesuai dengan kalori yang dikeluarkan oleh tubuh. Ada banyak cara untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Namun sebaiknya, pilihlah cara yang alami agar kamu dapat terhindar dari efek negatif. Di antaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Jangan melupakan sarapan. Karena studi menunjukkan bahwa orang yang melewatkan sarapan cenderung mengalami peningkatan berat badan dibanding dengan yang tidak melewatkannya. Hal tersebut terjadi karena orang cenderung merasa lapar pada siang hari, dan saat menahan lapar, hormon leptin akan dikeluarkan sehingga membuat kamu memakan apa saja tanpa terkendali.
  • Rajin berolahraga juga menjadi salah satu cara menjaga berat badan yang sering direkomendasikan. Dengan melakukan olahraga secara teratur, maka kamu bisa mencapai bobot yang ideal.
  • Menerapkan gaya hidup dan pola makan yang sehat juga akan membantu kamu mendapatkan bobot yang ideal, sekaligus bisa digunakan sebagai cara menurunkan berat badan.
  • Minum banyak air putih juga bisa menjadi salah satu cara menjaga berat badan. Sebab, banyak mengonsumsi air putih dapat meningkatkan hidrasi sel-sel tubuh yang akan menunjang proses metabolisme.

Itu dia beberapa cara menjaga berat badan agar tetap berada di skala normal yang bisa kamu coba di rumah. Selamat mencoba!