Ciri-Ciri Haid Terakhir Sebelum Hamil, Adakah Perubahan Tubuh?

Secara harfiah, tidak ada ciri khusus pada haid terakhir sebelum hamil. Yang ada adalah ciri hamil muda usai haid yang sering diartikan sebagai ciri-ciri haid terakhir sebelum hamil. Dari penjelasan tersebut, maka ciri haid terakhir sebelum hamil dapat merujuk pada tanda awal kehamilan atau Hari Pertama Haid Terakhir (HPHT). Cirinya hampir sama dengan haid bulanan, namun ada beberapa perbedaan.

HPHT mengacu pada hari pertama (darah keluar) dari periode menstruasi terakhir sebelum hamil. HPHT sering digunakan untuk menghitung Hari Perkiraan Lahir (HPL). Kehamilan dapat terjadi ketika sel telur yang telah dibuahi menempel pada dinding rahim atau disebut implantasi. Proses implantasi biasanya terjadi hingga 6 sampai 12 hari setelah pembuahan. Lalu, bagaimana ciri khusus haid terakhir sebelum hamil?

ciri-ciri haid terakhir sebelum hamil
Sumber: iStockPhoto

Ciri-Ciri Haid Terakhir Sebelum Hamil

Memahami ciri haid terakhir sebelum hamil penting agar kamu tidak melewatkan momen penting di awal kehamilan. Memenuhi asupan nutrisi hingga memeriksakan kandungan ke dokter penting dilakukan bila kamu sudah mengetahui kehamilan sejak dini.

1. Kelelahan

Perubahan tubuh yang tidak biasa seperti mudah lelah saat menstruasi, bisa menjadi ciri haid terakhir sebelum hamil. Selama trimester pertama yaitu pada minggu 0 hingga 13 kehamilan, tubuh akan memproduksi hormon dalam jumlah besar yang disebut progesteron. Hormon tersebut bisa membuat ibu hamil gampang mengantuk. Bahkan, selama minggu pertama setelah pembuahan, kamu mungkin merasa lebih lelah dari biasanya.

2. Nyeri atau Kram Perut Bagian Bawah

Ibu hamil juga dapat mengalami kram dan nyeri perut bagian bawah di awal kehamilannya. Kram atau nyeri perut bisa menandakan haid, tap juga dapat menjadi tanda implantasi. Kram perut biasanya terjadi pada usia 1 sampai 4 minggu. Kondisi ini dapat disebabkan karena peningkatan aliran darah dan perubahan tubuh sebagai persiapan mengandung bayi.

3. Sakit Kepala

Peningkatan hormon dan aliran darah yang cepat di hari terakhir haid yang menjadi penanda kehamilan juga dapat menyebabkan sakit kepala ringan. Jika memang kamu sedang program hamil, akan lebih baik untuk menghindari konsumsi obat-obat terlebih dahulu. Cobalah untuk istirahat yang cukup.

4. Siklus Haid Lebih Singkat

Siklus haid yang lebih singkat termasuk ciri menstruasi terakhir sebelum hamil. Hal ini berfungsi sebagai indikator kesuburan. Namun, apabila siklus menstruasi sebelumnya itu memakan waktu lama, lalu menjadi pendek, ini mungkin bisa menjadi tanda sebelum awal kehamilan. Pasalnya, hari terakhir siklus haid akan menjadi masa subur berikutnya yang akan dialami seorang perempuan.

Baca juga:  Anak Tantrum? Ini 7 Cara Mengatasinya!

5. Sering Buang Air Kecil

Ciri haid terakhir sebelum hamil juga bisa ditandai dengan sering buang air kecil (BAK). Bila tanpa disadari kamu sudah hamil, maka penyebab sering buang air kecil ini bisa karena meningkatnya kadar hormon progesteron dan human Chorionic Gonadotropin (hCG). Sering buang air kecil umumnya terjadi sekitar 6 sampai 8 minggu setelah pembuahan. Keinginan buang air kecil akan meningkat saat rahim membesar dan menekan kandung kemih.

6. Keputihan

ciri-ciri haid terakhir sebelum hamil
Sumber: iStockPhoto

Keputihan memang dapat terjadi sebelum maupun sesudah menstruasi, terutama bila bumil sering mengalami keputihan normal (tidak berbau dan berwarna). Bila mengalami keputihan usai haid terakhir, kemungkinan kamu sedang hamil. Selama kehamilan, keputihan terjadi karena peningkatan hormon estrogen dan aliran darah ke area vagina. Di trimester pertama, keputihan akan meningkat sebagai upaya tubuh menghilangkan sel-sel mati dan bakteri dari rahim dan vagina untuk membantu mencegah infeksi.

7. Indra Penciuman Sensitif

Indra penciuman sensitif seringkali menjadi tanda hamil muda. Ciri ini mungkin muncul bersamaan dengan tanda haid terakhir sebelum kehamilan diketahui. Penyebabnya bisa karena hormon estrogen. Hormon ini dapat meningkatkan kemampuan mencium aroma berbeda di sekitar ibu hamil.

8. Suasana Hati Gampang Berubah

Perlu diketahui, hormon estrogen dan progesteron akan meningkat selama masa kehamilan. Peningkatan hormon itu dapat menyebabkan perubahan mood atau suasana hati. Alhasil, perempuan yang hamil cenderung akan lebih emosional, mudah marah atau gampang tersinggung. Perubahan mood ini kerap muncul beriringan dengan ciri haid terakhir sebelum kehamilan terdeteksi, atau memang ciri haid bulanan. Untuk mengetahui kebenarannya, kamu bisa cek kehamilan melalui testpack.

9. Perdarahan Implantasi

Ciri haid terakhir sebelum hamil yang perlu diwaspadai adalah keluar darah dari organ intim. Darah yang keluar ini kemungkinan adalah perdarahan implantasi. Darah yang keluar pada perdarahan implantasi biasanya tampak seperti flek berwarna kecokelatan. Volume darah yang keluar cenderung ringan dan tidak menggumpal. Perdarahan implantasi biasanya terjadi sekitar pada 6 sampai 12 hari setelah pembuahan. Ini terjadi saat embrio menempel di dinding rahim.

10. Mual dan Muntah

Mual dan muntah adalah ciri lain yang bisa dikenali dari haid terakhir sebelum hamil. Ini dapat menjadi salah satu tanda lain yang menyertai, terutama bila kehamilan sudah terdeteksi. Diperkirakan 70 hingga 80 persen ibu hamil mengalami morning sickness. Biasanya, ciri hamil muda ini dimulai sekitar minggu ke-6 kehamilan, dan berakhir pada minggu ke-14.

11. Nyeri Panggul

Nyeri panggul dapat menjadi ciri hamil muda. Kamu mungkin merasakannya sebagai ciri haid terakhir sebelum kehamilan diketahui secara pasti. Nyeri atau sakit panggul terjadi saat ovarium melepaskan sel telur di dalam tubuh. Kondisi yang sering disebut nyeri ovulasi ini biasanya tidak berlangsung lama, dan tidak semua perempuan mengalaminya.

Baca juga:  Sedang Program Hamil, Ini 8 Cemilan yang Baik untuk Dikonsumsi!

Perubahan Tubuh Ketika Hamil Muda

Tubuh wanita akan mengalami perubahan yang bahkan sudah terasa sejak minggu-minggu pertama kehamilan. Berikut ini beberapa perubahan fisik yang umum terjadi pada wanita dalam di awal kehamilan:

1. Perubahan Payudara

Kamu mungkin melihat perubahan pada payudara 1 hingga 2 minggu setelah pembuahan. Payudara mungkin bengkak dan lunak saat disentuh. Beberapa juga mengalami nyeri atau rasa penuh di payudara saat sedang menstruasi. Tingkat progesteron mulai meningkat di tengah siklus produksi kelenjar susu di payudara membesar dan membengkak.

2. Kenaikan Berat Badan

Selama minggu pertama kehamilan, beberapa wanita mungkin mengalami kenaikan berat badan yang tidak biasa. Kondisi ini disebabkan oleh perubahan hormon estrogen dan persiapan tubuh untuk mendukung pertumbuhan janin. Meskipun kenaikan berat badan pada tahap awal kehamilan cenderung belum signifikan.

Namun penting untuk memperhatikan asupan nutrisi yang seimbang dan tetap aktif secara fisik untuk menjaga berat badan yang sehat selama kehamilan. Kenaikan berat badan pun akan semakin bertambah di bulan-bulan selanjutnya hingga trimester ketiga. Gejala ini menandakan janin berkembang sesuai usianya.

3. Perubahan pada Kulit

ciri-ciri haid terakhir sebelum hamil
Sumber: iStockPhoto

Di masa awal kehamilan, wanita mungkin mengalami perubahan warna dan tekstur kulit. Beberapa wanita mungkin juga sudah mengalami munculnya garis-garis kehamilan seperti stretch mark di payudara pada awal kehamilan. Hal ini terkait dengan perubahan hormonal dan peningkatan aliran darah dalam tubuh.

Menggunakan pelembap dan menjaga kelembapan kulit dapat membantu mengurangi ketidaknyamanan dan menjaga kesehatan kulit selama kehamilan. Gejala stretch mark akan semakin jelas dan melebar seiring bertambahnya usia kehamilan. Ini adalah kondisi normal, namun bila Ibu merasa tidak nyaman, kamu bisa menggunakan krim khusus untuk stretch mark.

4. Perut Mulai Membesar

Meskipun perut biasanya belum tampak membesar secara signifikan pada minggu pertama kehamilan, namun beberapa wanita mungkin merasakan perubahan pada perut mereka. Perubahan ini terjadi karena perubahan hormon dan penyesuaian tubuh untuk mengakomodasi pertumbuhan janin yang baru berkembang.

5. Pertumbuhan Rambut dan Kuku

Selama minggu pertama kehamilan, beberapa wanita mungkin mengalami perubahan pada pada rambut dan kuku mereka. Rambut ibu hamil cenderung jadi tumbuh lebih cepat, tebal, dan sehat akibat peningkatan hormon estrogen dalam tubuh. Begitu juga pertumbuhan bulu-bulu halus di tubuh jadi lebih cepat dari biasanya. Begitu juga pada kuku-kuku yang tumbuh jadi lebih cepat, namun kuku cenderung jadi lebih kasar dan rapuh. Meskipun tidak semua wanita mengalami perubahan ini, tetap penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan rambut serta kuku selama kehamilan.

Tanda awal kehamilan tersebut pada umumnya bisa dirasakan pada setiap wanita tapi untuk lebih memastikan bahwa Ibu telah hamil, Ibu bisa melakukan tes kehamilan dengan menggunakan alat tes kehamilan yang bisa diperoleh di apotek terdekat. Adapun perubahan fisik ketika hamil muda dapat bervariasi dari wanita ke wanita. Beberapa wanita mungkin mengalami semua perubahan ini, sementara yang lain hanya mengalami beberapa di antaranya.