Jerawat di Kepala, 6 Tips Atasinya dan Lifestyle yang Sehat

Tak hanya wajah, kemunculan jerawat di area tubuh manapun kerap kali bikin tak nyaman, termasuk jerawat di kepala. Penyebab munculnya jerawat di area kepala ini biasanya dipicu oleh penumpukan minyak dan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori kulit. Tak sesederhana itu, ternyata penyebab jerawat di kepala perlu kamu pahami dengan baik agar treatment yang diambil juga tepat. Jika kamu sekarang mengalami masalah jerawat yang muncul di area kepala, yuk simak penyebab dan cara alami mengatasi jerawat di kepala. Check this out!

Inilah Penyebab Jerawat di Kepala

Kita telah memahami jika penyebab umum jerawat muncul adalah tersumbatnya pori-pori atau folikel rambut. Penyumbatan pori-pori ini terjadi pada saat sel kulit mati, sebum yang membuat kulit tetap lembap, dan bakteri masuk ke pori-pori. Terjadilah peradangan bakteri (P.. acnes) dan menyebabkan jerawat dalam berbagai bentuk.

Apakah jerawat yang muncul pada area kepala bisa disebabkan oleh lifestyle yang tidak sehat? Tentu saja dapat! Kondisi stres dan kurang tidur yang berkualitas juga dapat memicu munculnya jerawat di kulit kepala. Kebiasaan stres berlebihan dan kurang tidur ini berpengaruh juga terhadap perubahan hormonal. Pada saat hormon kortisol dalam tubuh kamu meningkat, tubuh lebih mungkin memproduksi lebih banyak minyak alami yang mendorong jerawat. 

Penting untuk kamu pahami, munculnya jerawat yang tidak diharapkan di area kepala ini juga bisa disebabkan oleh residu produk shampo atau produk rambut lainnya (gel atau hairspray) yang menumpuk pada rambut. Kebiasaan jarang keramas dan membersihkan kulit kepala juga menjadi penyebab utama jerawat muncul di area kepala.

Cara Mengatasi Jerawat di Kepala secara Alami 

Setelah memahami penyebab apa saja muncul jerawat di area sekitar kepala, kita tahu bahwa kunci untuk mengatasinya adalah dengan mencegah pori-pori kulit tersumbat. Kotoran dan residu produk rambut yang menumpuk serta kelebihan sebum itulah yang menyebabkan jerawat.

Baca juga:  Fungal Acne di Kulit: Kenali Penyebab, Ciri-CIri, dan 5 Cara Mengatasinya

1. Keramas dan Bersihkan Kulit Kepala dengan Benar

Sumber: Freepik

Menjaga kebersihan kulit kepala itu sangat penting dilakukan. Jika kamu memiliki rambut berminyak, jumlah keramas yang dianjurkan hanya sebanyak 3 kali satu minggu. Karena keramas dapat melarutkan minyak alami di rambut, maka mengatur waktu keramas penting agar rambut tetap sehat dan terhindar dari kekeringan. 

Pilih kandungan shampo yang diformulasikan untuk jerawat, sifatnya ringan dan lembut seperti asam salisilat atau kortison. Salicylic acid dapat membantu mengurangi ketombe dan sebum berlebih di kulit kepala. Sedangkan kortison membantu mengobati peradangan dan kekeringan di kepala. 

2. Hindari Kebiasaan Memencet Jerawat di Kepala

Sebisa mungkin hindari kebiasaan menyentuh, menggaruk, dan memencet jerawat yang sedang meradang, apalagi muncul pada daerah kepala. Kebiasaan memencet jerawat ini memicu bakteri masuk ke dalam pori-pori, proses penyembuhan menjadi tertunda, dan terjadi iritasi.

Saat merawat kulit kepala, pastikan untuk selalu memijat area kulit kepala dengan lembut. Hindari menggosok area kulit kepala dengan kuku yang dapat mengiritasi kulit serta membuka luka. 

3. Rutin Lakukan Hair Scrub atau Eksfoliasi Kulit Kepala

Sumber: Freepik

Untuk membersihkan kulit kepala secara mendalam, rutin lakukan hair scrub setidaknya satu minggu sekali untuk mengangkat sel kulit mati, sebum, dan kotoran. EKsfoliasi scalp juga penting untuk menstimulasi peredaran darah di area kepala dan mengatasi kulit kering yang berlebihan. Pilih formula hair product dengan Tea tree oil, sebagai bahan antibakteri. Essential oil ini dapat membantu mengobati jerawat, caranya dengan mencampur setetes tea tree oil ke sampo untuk merawat kulit kepala dan rambut. 

Lebih baik gunakan produk chemical exfoliator (seperti asam salisilat atau asam glikolat) dibanding pengelupasan fisik. Risiko menerapkan eksfoliator fisik yang terlalu kasar berisiko membuat Kulit kepala semakin teriritasi.

4. Sementara Hindari Aplikasi Produk Hair Oil 

Lapisan rambut dapat semakin menipis jika kamu terlalu banyak mengaplikasikan hair product dengan kandungan oil yang banyak. Meskipun bernutrisi dan bagus untuk melembapkan rambut, essential oil cenderung menumpuk di kulit kepala, jika digunakan berlebihan. 

Baca juga:  10 Skincare Lokal yang Tidak Kalah dengan Skincare Luar

Untuk perawatan yang lebih aman untuk mencegah masalah jerawat pada area kepala, aplikasikan produk conditioner untuk ujung rambut yang rusak dan bercabang. Hal ini karena formula conditioner dapat menutrisi dengan memberi sebum yang cukup dari akar. rambut

5. Tuntaskan dengan Produk Jerawat Terbaik

Sumber: Freepik

Untuk menyembuhkan jerawat ringan muncul pada area kepala, coba aplikasikan produk perawatan acne yang bisa kamu dapatkan dengan mudah. Sebagai catatan, hindari produk jerawat dengan kandungan benzoil peroksida yang memicu pemutihan atau perubahan warna rambut. 

Pilih produk moisturizer yang ringan, melembapkan, mengatasi bintik-bintik kecil di kulit kepala, dan mempertahankan warna rambut. Jika masalah jerawat semakin parah dan sulit diatasi, segera konsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan resep obat jerawat yang paling efektif dan sesuai dengan kondisi masing-masing.

6. Aplikasikan Tomat untuk Perawatan Alami

Buah tomat secara alami mengandung asam salisilat yang sangat dibutuhkan untuk mengatasi jerawat. Selain itu, tomat membantu menjaga pH yang sehat untuk kulit dan rambut. Caranya cukup mudah sekali dengan memeras jus tomat dan bilas rambut dengan jus tomat untuk mengatasi jerawat di kulit kepala serta menambah kilau alami pada rambut.

Tips Lifestyle untuk Mencegah Jerawat Kulit Kepala

Sumber: Freepik

Perubahan lifestyle yang lebih baik dan sehat dapat membantu mencegah munculnya jerawat pada area tubuh manapun, termasuk kulit kepala. Carilah produk rambut yang tidak membuat penumpukan residu di kulit kepala dan bersifat mengeringkan. Pilih produk rambut yang bebas dari bahan kimia dan aditif tertentu, termasuk dalam produk hairspray.

Untuk mengurangi masalah jerawat kulit kepala, kuncinya adalah mencegah iritasi kulit kepala. Beberapa tips lifestyle ini bisa kamu aplikasikan di kehidupan sehari-hari. Ingatlah untuk keramas sehabis olahraga, memakai penutup kepala saat beraktivitas di luar ruangan. Selalu bersihkan area tempat tidur, dengan mengganti sarung bantal. Menjelang akan tidur, jangan lupa hapus makeup untuk mencegah jerawat di sepanjang garis halus. 

Baca juga: 10 Cara Efektif Atasi Pori Pori Wajah Terbuka, Bersih dan Bebas Jerawat!

Kini kamu telah memahami cara mengatasi jerawat di kepala dengan mengetahui penyebabnya yang bisa dicegah. Aplikasikan rutinitas skincare yang tepat dan lifestyle untuk mencegah munculnya jerawat di area kulit kepala. 

Jika kamu sering alami masalah jerawat di area kepala terus menerus, segera lakukan pengobatan yang tepat. Tentunya dengan terlebih dahulu memeriksa dan konsultasi dengan dokter kulit masing-masing untuk mengetahui jenis jerawat serta pengobatan terbaik.