Tidak Hanya Mitos, Ini 7 Arti Kedutan di Bagian Tubuh Tertentu!

Twitching, atau yang biasa dikenal dengan istilah kedutan, adalah gerakan halus pada area kecil otot yang tidak disengaja. Biasanya, bagian otot yang berkedut terjadi di wajah (terutama kelopak mata), lengan, ibu jari, betis, dan kaki. Kondisi ini umum terjadi di setiap manusia. Masyarakat pun kadang mengaitkan hal ini dengan mitos tertentu, padahal kondisi ini bisa jadi pertanda kamu mengalami penyakit tertentu, lho!

Secara umum, kedutan bukanlah suatu kondisi yang berbahaya, bahkan bisa hilang sendiri. Ini biasanya terjadi jika ada situasi tertentu dalam kehidupan yang mengganggu sistem saraf. Namun, penyakit saraf tertentu juga bisa memicu kedutan pada otot. Apa saja makna kedutan di tubuh secara medis? Yuk, simak informasi selengkapnya di bawah ini!

kedutan adalah
Sumber: iStockPhoto

7 Makna dan Penyebab Kedutan di Tubuh secara Medis

Saat kedutan, sel-sel neuron pada tubuh memberi sinyal pada otot untuk melakukan kontraksi berulang-ulang tanpa kendali. Hal ini menyebabkan kedutan biasanya sering terjadi berulang dalam waktu yang berdekatan. Jika kamu merasakan kedutan pada 7 bagian tubuh ini, artinya kondisi tubuh kamu harus diperhatikan.

1. Stres

Kedutan bisa disebabkan oleh rasa gugup, cemas, atau stres. Saat kondisi ini terjadi, tubuhmu akan menangkap sinyal stres. Kemudian, otak melepaskan neurotransmitter yang bisa memicu otot berkedut. Namun jangan khawatir, biasanya saat gugup, stres, atau cemas hilang, maka biasanya kedutan pada tubuh kamu juga akan berangsur hilang.

Baca juga:  Benarkah Hyaluronic Acid Ampuh untuk Merawat Kulit?

2. Konsumsi Kafein Berlebihan

Konsumsi terlalu banyak minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh nyatanya juga bisa membuat kamu merasakan kedutan di beberapa bagian tubuh kamu. Kafein adalah salah satu zat stimulan yang bisa memberikan efek samping, salah satunya dapat mengubah jumlah energi pada otot. Zat ini dapat berinteraksi dengan molekul ADP yang berperan pada semua transfer energi dalam tubuh. Nah, jika tubuh kamu cukup sensitif apalagi terhadap kafein, kemungkinan otot-otot pada bagian tubuh kamu bisa memberikan efek secara langsung berupa kedutan.

3. Kekurangan Nutrisi dan Air

kedutan adalah
Sumber: Freepik

Nutrisi tertentu dan air dapat membantu mempertahankan fungsi normal otot dan saraf. Jika seseorang kekurangan zat-zat ini, perubahan pada saraf bisa terjadi hingga menimbulkan kedutan. Nutrisi yang terkait dengan penyebab otot kedutan ini adalah vitamin D dan vitamin B12. Konsumsi air yang cukup dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh.

4. Kurang Tidur

Terjadinya kontraksi otot pada beberapa bagian tubuh kamu bisa terjadi karena kelelahan atau kurangnya waktu istirahat. Biasanya, hal tersebut ditandai dengan kedutan di bagian kelopak mata. Pasalnya, kurang tidur menyebabkan jumlah neurotransmiter  yang diproduksi otak tidak stabil sehingga perintah yang diterima saraf otot pun menjadi terganggu. Untuk itu, pastikan waktu istirahatmu mencukupi, ya!

5. Efek Samping Obat

Obat-obatan yang mengandung zat tertentu, seperti diuretik, kortikosteroid, dan estrogen, bisa menimbulkan efek samping otot kedutan. Zat-zat ini diketahui dapat mengubah ion dalam tubuh kita (pH) yang menjadi penyebab kedutan tersebut. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk tidak sembarang minum obat.

Baca juga:  7 Penyebab Kentut Terus yang Bisa Jadi Penyakit Serius

6. Iritasi dan Alergi

Bila bagian luar mata sedang mengalami iritasi atau alergi, maka reaksi tersebut bisa menjadi penyebab kedutan mata. Ketika kamu mengucek mata, maka akan keluar histamin yang menyebabkan mata menjadi berair. Kondisi seperti mata kering atau alergi bisa saja menyebabkan kedutan. Oleh karena itu, kamu harus terus menjaga agar mata tetap bersih agar terhindar dari iritasi bahkan penyakit lainnya.

7. Penyakit Saraf dan Otot

Pada kondisi serius, penyakit saraf dan gangguan otot tertentu bisa menyebabkan kedutan. Penyakit yang mungkin bisa terjadi dengan gejala kedutan adalah distrofi otot, atrofi otot, neuropati, cedera kepala, dan penyakit neurodegeneratif. Selain penyakit saraf dan otot, beberapa kondisi medis lain yang memengaruhi metabolisme juga bisa menyebabkan kedutan, seperti penyakit ginjal, uremia, atau kekurangan kalium (hipokalemia).

Cara Mengatasi Kedutan

kedutan adalah
Sumber: Freepik

Cara mengatasi kedutan tergantung pada kondisi yang menyebabkannya. Misalnya, kedutan yang sering terjadi akibat dehidrasi bisa teratasi dengan minum banyak air sehabis beraktivitas atau saat cuaca panas. Sementara bila terjadi karena efek samping obat-obatan, konsultasikan dengan dokter untuk mengganti obat atau mengurangi dosisnya.

Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat dapat mencegah otot kedutan berulang sebagai berikut.

  1. Memenuhi kebutuhan gizi harian dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.
  2. Rutin olahraga.
  3. Mencukupi kebutuhan cairan.
  4. Tidur yang cukup.
  5. Mengurangi konsumsi kafein, seperti kopi atau minuman berenergi.

Nah, itulah 7 arti dari kedutan pada tubuh dan cara mengatasinya. Bila otot yang berkedut cukup mengganggu, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter saraf agar mendapatkan pengobatan dan penanganan yang tepat.