Kisah Inspiratif 4 Tokoh Difabel Sukses di Indonesia

Menjadi seorang difabel tentu tidak akan mudah, namun bukan berarti harus menyerah begitu saja. Meski memiliki fisik yang terbatas, kesuksesan tentu masih bisa diraih oleh siapapun yang memiliki tekad yang sangat kuat. Seperti kisah inspiratif beberapa orang sukses penyandang difabel di Indonesia ini.

Ingin tahu apa itu difabel? Siapa saja tokoh sukses difabel di Indonesia? Bagaimana kisah suksesnya? Yuk simak di bawah ini.

Apa itu Difabel ?

Difabel atau disabilitas adalah istilah yang meliputi gangguan, keterbatasan aktivitas, dan pembatasan partisipasi. Gangguan adalah sebuah masalah pada fungsi tubuh atau strukturnya; suatu pembatasan kegiatan adalah kesulitan yang dihadapi oleh individu dalam melaksanakan tugas atau tindakan, sedangkan pembatasan partisipasi merupakan masalah yang dialami oleh individu dalam keterlibatan dalam situasi kehidupan. Jadi disabilitas adalah sebuah fenomena kompleks, yang mencerminkan interaksi antara ciri dari tubuh seseorang dan ciri dari masyarakat tempat dia tinggal.

Penyandang cacat adalah setiap orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat mengganggu atau merupakan rintangan dan hambatan baginya untuk melakukan secara selayaknya, yang terdiri dari:

  1. Penyandang cacat fisik;
  2. Penderita cacat mental; serta
  3. Penyandang cacat fisik dan mental

Kisah Inspiratif Tokoh Difabel yang Sukses di Indonesia

Fanny Evrita Rotua Ritonga

Fanny salah satu inspirator difabel sukses
sumber : Yukkepo.com

Wanita cantik yang akrab disapa Fanny ini adalah tokoh kisah inspiratif pertama yang berstatus tuna daksa. Ia seringkali mendapat perlakuan sensitif dari orang-orang di sekitarnya. Tapi, Fanny berusaha keras untuk menepis perkataan mereka dengan tekad menjadi sukses di kemudian hari. Keinginan dan usaha keras wanita kelahiran 1991 ini perlahan membuahkan hasil. Ia memulai bisnis produk kecantikan bernama Thisable Beauty Care.

Baca juga:  Warren Buffet: Biografi, Perjalanan Karier, dan Tips Suksesnya

Ini semua berkat ajakan Angkie Yudistia yang merupakan CEO dari Thisable Enterprise. Fanny Evrita bersama dengan teman-teman penyandang disabilitas (difabel) lainnya berhasil meraih kesuksesan masing-masing setelah bergabung dengan Thisable Enterprise. Sangat terlihat bahwa kesuksesan Fanny terwujud karena tekad kuat dalam dirinya untuk bangkit menjadi pebisnis yang hebat.

Habibie Afsyah

Habibie Afsyah sebagai orang sukses yang menjadi kisah inspiratif
sumber : Jayakarta News.com

Habibie Afsyah menjadi kisah inspiratif ke-2 sebagai penyandang difabel yang sukses dalam bisnis. Pria kelahiran 1988 ini mengalami kelumpuhan karena Muscular Dystrophy Progressive atau kelumpuhan yang berkaitan dengan kesalahan fungsi otot.

Habibie harus duduk di kursi roda setiap hari karena tidak bisa berjalan, bentuk tubuhnya juga tidak sempurna karena penyakit yang dideritanya. Tapi, penyakitnya ini tidak pernah menghalanginya untuk selalu berusaha membahagiakan orang tuanya. Di samping itu, ia memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Sehingga ia memutuskan pergi ke Singapura untuk mengikuti pelatihan marketing.

Setelah tiga minggu, Habibie kembali ke Indonesia dan langsung mendaftarkan dirinya dalam program affiliate situs Amazon. Kini, ia telah berhasil menjalankan bisnis online (agen jual beli internasional) di situs tersebut. Habibie Afsyah sukses meraup pendapatan hingga sepuluh juta setiap bulannya. Hebat ya?

Angkie Yustisia

angkie yustisia
sumber : tribunnews.com

Angkie Yudistia, adalah penyandang tunarungu sejak usia 10 tahun namun hal itu tak membuatnya pasrah menjalani hidup. Meski berat, ia mampu menyelesaikan pendidikannya di sekolah umum sejak sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Praktis, keterbatasan Angkie itu menimbulkan banyak masalah selama belajar di SD hingga SMA. Tak jarang ia mengaku sering kali menerima cacian dan hinaan. Ketika itu, rasa malu memang membuat Angkie menutupi jati dirinya sebagai penyandang tunarungu.

Angkie kemudian menyelesaikan studinya di jurusan periklanan di London School of Public Relations (LSPR), Jakarta, dan lulus dengan indeks prestasi kumulatif 3,5. Di kampus yang sama, Angkie bahkan telah meraih gelar master setelah lulus dari bidang komunikasi pemasaran lewat program akselerasi.

Angkie mulai terlibat dengan kegiatan sosial saat bergabung dengan Yayasan Tunarungu Sehijara pada 2009. Sejak saat itu hingga kini, ia kerap jadi pembicara dan menjadi delegasi Indonesia di berbagai kegiatan internasional di mancanegara yang berkaitan dengan kaum difabel.
Di usianya yang masih 25 tahun, Angkie sudah menjadi founder dan CEO Thisable Enterprise.

Perusahaan yang didirikan bersama rekannya itu fokus pada misi sosial, khususnya membantu orang yang memiliki keterbatasan fisik alias difabel (Different Ability People). Kepedulian perempuan pemilik tinggi badan 170cm dan berat 53kg itu pun terus berlanjut dengan meluncurkan buku berjudul ‘Invaluable Experience to Pursue Dream’ (Perempuan Tuna Rungu Menembus Batas) akhir 2011 lalu. Pengalaman hidup dan pemikirannya dituangkan lewat karyanya itu.

Baca juga:  Mengenal Chef Juna, Calon Pilot yang Menekuni Dunia Kuliner

Buku itu bukan hanya ditujukan untuk penyandang difable saja, tapi juga teman-teman lainnya yang normal. Angkie berkeyakinan bahwa meskipun dia berbeda tapi bukan untuk dibedakan.

Tarjono Slamet

kisah inspiratif tarjono slamet

Kisah inspiratif terakhir ini datangnya dari seseorang bernama Tarjono Slamet, mantan pegawai PLN yang mengalami cacat seumur hidupnya akibat kecelakaan kerja, Tarjono tidak sengaja terkena sengatan listrik bertegangan tinggi saat ia bekerja. Kecelakaan tersebut membuat kakinya diamputasi dan jemari tangannya juga lumpuh akibat kerusakan saraf.

Selama dua tahun lebih, Tarjono terpuruk akibat kejadian yang menimpanya. Namun, setelah itu, ia berusaha bangkit kembali dengan mencoba mendirikan usaha baru (CV Mandiri Craft) untuk memperbaiki kehidupannya. Bisnisnya ini fokus pada pembuatan kerajinan kayu untuk alat peraga pendidikan dan pembelajaran dengan berbagai bentuk yang menarik. Produk yang dibuat oleh Tarjono Slamet sukses menembus pasar ekspor dengan pendapatan bisa sampai Rp150 juta setiap bulannya.

Sukses adalah Hak Setiap Orang

Dengan membaca kisah inspiratif di atas, pastinya sekarang kamu memahami bahwa sukses bisa datang kepada siapa saja. Baik kamu yang saat ini sedang memiliki kesulitan ekonomi, seorang difabel, atau bahkan memiliki keterbatasan pendidikan. Dengan bekerja keras, tentunya sukses bisa menjadi milik kamu. Jadi jangan berputus asa dan tetaplah mencoba. Salam sukses!