konsep pemasaran
Sumber: freepik.com

Memahami 5 Konsep Pemasaran dengan Contohnya

Konsep pemasaran yang digunakan oleh berbagai perusahaan dan bisnis tentu memiliki karakternya masing-masing. Ada yang berfokus pada produksi, ada pula yang berfokus pada konsep pemasaran sosial. Tentu, dalam penggunaannya seorang harus paham terlebih dahulu mengenai penjelasan setiap konsep ini.

Pertanyaan paling mudah yang bisa diajukan adalah, apa sebenarnya konsep pemasaran itu?

Baca Juga: Penerapan Strategi Pemasaran 4P, Maksimalkan Setiap Poinnya!

Mengenali Apa Itu Konsep Pemasaran

konsep pemasaran

Konsep ini merupakan sebuah filosofi yang menjadi dasar sebuah perusahaan, atau bisnis untuk mengembangkan produk yang dimilikinya berdasarkan kebutuhan dan preferensi yang ada di pasar. Tujuannya sederhana, yakni untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan, mendapatkan keuntungan maksimal, memberikan kepuasan pada pelanggan, serta memenangkan persaingan bisnis yang terjadi.

Penerapan konsep ini juga ditujukan agar terjadi satu kondisi, dimana perusahaan dan pelanggan memperoleh keuntungan. Perusahaan memperoleh keuntungan dari penjualan yang dilakukan, dan pelanggan memperoleh manfaat dari produk yang dibelinya, untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi.

Terbagi  Menjadi 5 Jenis Berbeda

konsep pemasaran

Konsep pemasaran ini kemudian terbagi menjadi lima jenis berbeda, yang bisa menjadi pegangan sebuah perusahaan yang ingin menjalankan bisnisnya. Mulai dari konsep produksi, konsep produk, konsep penjualan, konsep pemasaran, hingga yang terakhir konsep pemasaran masyarakat.

Berikut penjelasannya secara singkat.

1. Pertama, Konsep Produksi

Konsep pertama ini berfokus pada efektivitas dan efisiensi proses produksi yang dilakukan perusahaan. Sebuah bisnis berusaha semaksimal mungkin agar proses produksi dan operasional perusahaan tidak memakan banyak biaya, namun menghasilkan produk dengan kualitas yang baik.

Banyak cara bisa dilakukan, mulai dengan melakukan produksi massal, pendirian lokasi produksi di area yang biayanya rendah, pengembangan efisiensi operasional, dan masih banyak lagi yang lainnya. Intinya, konsep ini akan banyak menekankan efisiensi pada kegiatan produksi, tanpa mengurangi kualitas produk yang dihasilkan.

Baca juga:  Keberadaan Serikat Pekerja di Perusahaan, Bagaimana Menyikapinya? Ini Ulasannya

2. Konsep Produk

Konsep kedua menekankan fokus pada dasar bahwa produk yang menarik akan menjadi kekuatan utama sebuah bisnis. Dengan peningkatan kualitas dan inovasi, akan terbentuk pelanggan loyal yang terus melakukan pembelian pada produk.

Namun demikian pengembangan dan inovasi yang dilakukan, harus diingat, wajib selalu mempertimbangkan keadaan pasar. Jangan sampai produk menjelma menjadi entitas yang sekedar inovatif, tapi kehilangan nilai utama sebagai solusi dari masalah yang dimiliki pelanggan.

Dalam pengembangan produk, cermati kondisi pasar dan prediksi jangka panjangnya ya!

3. Konsep Ketiga, Konsep Penjualan

Pada konsep penjualan, fokus diletakkan pada volume produk yang dijual. Strategi ini bersifat agresif dengan harapan semakin banyak orang yang mengetahui produk maka semakin besar nilai penjualan yang didapatkan.

Meski demikian tantangan kemudian terletak pada karakter pasar saat ini, yang cenderung menggunakan produk bukan sekedar karena harganya, tapi juga kualitas yang diberikan. Dalam satu momen, mungkin konsep ini akan berhasil. Namun untuk jangka panjang konsep ini sulit mencapai titik optimal sehingga kurang tepat menjadi pegangan untuk waktu yang lama.

4. Konsep Pemasaran

Seperti namanya, konsep pemasaran memfokuskan effort yang dimiliki perusahaan pada pemenuhan kebutuhan atau keinginan pelanggan. Riset pasar akan banyak dilakukan, untuk memperoleh insight mengenai apa yang sebenarnya dibutuhkan oleh pasar saat ini.

Bisnis juga akan membantu hubungan yang baik dengan pasarnya, sehingga diperoleh data penting untuk pengembangan produk. Di waktu yang sama, loyalitas dari pasar akan terbentuk dan sangat efektif untuk penjualan jangka panjang.

5. Terakhir, Konsep Pemasaran Masyarakat

Konsep terakhir adalah konsep pemasaran masyarakat. Mirip dengan konsep keempat tadi namun poin pembedanya adalah konsep ini juga memperhatikan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat secara umum.

Gagasan ini menjadi modal utama dari perusahaan untuk memperoleh citra baik di pasar dan komunitasnya. Produk dengan nilai kemasyarakatan atau lingkungan yang baik dapat menjadi strategi umum yang diterapkan untuk perusahaan yang fokus pada konsep kelima ini.

Baca juga:  Mengenal 6 Jenis Sistem Pengamanan Biometrik dan Fungsinya

Fungsi dan Faktor Konsep Pemasaran

konsep pemasaran

Sebenarnya jika dilihat dari fungsinya sendiri, konsep ini dapat membantu perusahaan untuk menentukan titik fokus pengembangan bisnis dan produk yang dimiliki. Dengan orientasi yang jelas, maka effort yang diberikan akan menjadi lebih optimal, dan diharapkan memberikan hasil yang baik pula.

Penggunaan konsep pemasaran sebagai acuan akan membantu perusahaan memiliki kerangka utama aktivitas yang dilakukan, sehingga setiap bagian berjalan lebih efektif. Tidak ada sumber daya yang disia-siakan, dan tidak ada usaha yang tidak mengarah pada fokus perusahaan.

Jelas, hal ini juga akan bergantung dengan beberapa faktor utama. Mulai dari kondisi pasar, jenis produk, jenis usaha, sumber daya yang dimiliki, lokasi pemasaran, karakter pasar, kondisi persaingan, hingga ke kondisi produksi yang dihadapi perusahaan.

Terkait Contoh dari Penerapan Setiap Konsep yang Dijelaskan Sebelumnya

konsep pemasaran

Karena terdapat lima konsep berbeda dari apa yang dijelaskan di atas, tentunya akan relevan jika kemudian penjelasan terkait contohnya juga terbagi atas lima konsep tersebut.

  • Konsep produksi: proses produksi yang dilakukan negara Tiongkok mungkin akan jadi contoh paling relevan. Volume produksinya besar, sebanding dengan permintaan pasar, dengan harga yang sangat terjangkau saat dipasarkan. Harga ini berasal dari biaya produksi yang sangat efisien.
  • Konsep produk: Apple, merupakan satu bisnis yang benar-benar fokus pada pengembangan produk yang dimilikinya, hingga sampai ke taraf produk eksklusif. Hal ini merupakan hasil dari riset dan pengambangan yang canggih, sehingga memberikan produk yang bernilai tinggi.
  • Konsep penjualan: dilakukan oleh hampir semua marketplace saat ini, dengan diskon besar-besaran pada momen tertentu seperti 11.11, 12.12, dan tanggal cantik lain. Berbagai diskon dan potongan yang diberikan dilakukan karena fokus marketplace pada konsep ini.
  • Konsep pemasaran: dengan kombinasi strategi pemasaran 4P, produk seperti Coca Cola menjadi salah satu yang paling berhasil menerapkan konsep ini. Pemasaran dilakukan di berbagai media dan platform, untuk mendapatkan paparan tinggi pada brand-nya.
  • Konsep pemasaran sosial: brand yang terkenal dengan kampanye go green salah satunya adalah The Body Shop.

Baca Juga: Maksimalkan Metode Flash Sale dengan 8 Tips Ini! 

Cukup jelas bukan penjelasan dari setiap konsep pemasaran di atas? Lalu menurut Anda, mana yang paling tepat digunakan untuk bisnis yang Anda jalankan?

Share