Kulit Bersisik, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Lapisan kulit terluar (epidermis) terdiri dari campuran sel kulit mati dan minyak alami yang membantu kulit menahan air dan menjaga kelembapannya. Jika lapisan epidermis rusak dan tidak dapat mempertahankan kelembapan alami kulit, atau jika proses regenerasi sel kulit terganggu, maka kulitmu akan mengalami kondisi yang disebut dengan kulit bersisik. Hal ini tentunya akan mengganggu penampilanmu.

Sebagian orang mengalami kulit bersisik saat proses pergantian sel-sel kulit mati. Namun sebagian orang yang mengalami kondisi ini juga menandakan kondisi kesehatan tertentu. Lalu apa saja yang menyebabkan kulit ini bisa menjadi “sisik”? Dan bagaimana cara mengatasi dan merawat kulit dengan kondisi seperti itu? Simak penjelasan lebih lengkapnya di bawah ini.

kulit bersisik
Sumber: iStockPhoto

8 Penyebab Kulit Bersisik

Ada beberapa penyebab kulit bisa memiliki “sisik”, yaitu sebagai berikut.

1. Psoriasis

Psoriasis merupakan penyakit autoimun yang menyebabkan peradangan pada kulit. Kondisi ini ditandai dengan munculnya bercak tebal yang terasa gatal, nyeri, dan kulit kering. Normalnya, proses pergantian sel kulit mati membutuhkan waktu sekitar 1 bulan. Namun, pada penderita psoriasis, pergantian sel kulit mati hanya memerlukan 3 atau 4 hari. Akibatnya, sel-sel kulit tersebut justru menumpuk dan menebal di permukaan kulit.

2. Dermatitis

Penumpukan dan penebalan kulit juga dapat disebabkan oleh dermatitis, yaitu istilah umum untuk kondisi yang menyebabkan peradangan pada kulit. Dermatitis memiliki banyak penyebab, mulai dari genetik, sistem kekebalan tubuh yang terlalu aktif, hingga paparan zat iritan. Selain menyebabkan kulit kering bersisik, kondisi-kondisi tersebut juga biasanya dapat menimbulkan gatal, ruam, dan kulit melepuh. Ada beberapa jenis dermatitis yang dapat menyebabkan kulit kering bersisik, seperti:

  • dermatitis atopik (eksim)
  • dermatitis seboroik
  • dermatitis kontak
  • dermatitis stasis

3. Keratosis Aktinik

Keratosis aktinik (AK) adalah suatu kondisi prakanker yang umumnya disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet (UV). Tanpa pengobatan, kondisi ini bisa berkembang dan berubah menjadi karsinoma sel skuamosa. Gejala utamanya berupa kulit yang menebal dan mengalami perubahan warna. Area kulit yang terkena keratosis aktinik juga terkadang terasa sakit saat disentuh dan kasar seperti amplas.

4. Pityriasis rosea

Pityriasis rosea juga bisa menyebabkan kulit kering bersisik dan ditandai dengan ruam kulit. Penyakit ini akan diawali dengan munculnya 1 titik bulat seperti berwarna merah atau kecoklatan pada bagian tengah tubuh, seperti dada dan perut. Kondisi yang menyebabkan kulit kering bersisik ini bisa menyerang siapa saja. Namun, orang yang berusia 10–35 tahun lebih rentan mengalaminya.

Baca juga:  Cara Kerja Botox dan Efek Sampingnya

5. Kutu Air

kulit bersisik
Sumber: iStockPhoto

Selain di tubuh, kulit kering bersisik juga bisa terjadi di kaki. Salah satu penyebabnya adalah kutu air (athlete’s foot). Kondisi ini bisa terjadi pada kaki yang basah dan lembap akibat memakai sepatu yang ketat dalam waktu yang lama. Kutu air biasanya ditandai dengan ruam yang gatal dan bersisik pada sela-sela dan telapak kaki. Jika sudah parah atau pada orang dengan sistem kekebalan tubuh lemah, kutu air juga bisa menyebar ke bagian kaki lainnya.

6. Iktiosis

Beberapa kelainan atau masalah pada kulit yang diturunkan dari orang tua ke anak dapat menyebabkan kulit kering bersisik, salah satunya adalah iktiosis. Pada penderita iktiosis, terjadi mutasi genetik yang menyebabkan sel-sel kulit baru tumbuh lebih cepat daripada sel-sel kulit mati. Akibatnya, sel-sel kulit mati menjadi menumpuk dan membuat kulit tampak kering bersisik.

7. Panu

Orang yang tinggal di negara beriklim tropis seperti Indonesia lebih rentan terinfeksi panu (Tinea versicolor). Kondisi penyebab kulit bersisik ini dipicu oleh pertumbuhan berlebih jamur Malassezia, yang normal terdapat pada kulit. Cuaca panas dan lembap serta banyak berkeringat dapat menciptakan lingkungan yang optimal untuk pertumbuhan jamur penyebab panu. Penyakit panu biasanya diawali dengan munculnya bintik-bintik berwarna putih, coklat, atau merah muda yang terkadang disertai dengan kulit menumpuk dan menebal.

8. Sunburn

Berada di negara dengan indeks UV yang tinggi meningkatkan risiko mengalami penumpukan dan penebalan kulit. Paparan sinar UV yang terlalu lama akan membuat sel-sel kulit rusak (sunburn). Hal tersebut membuat sistem kekebalan tubuh bereaksi dengan cara meningkatkan aliran darah ke daerah yang mengalami sunburn. Kondisi ini biasanya diawali dengan ruam yang terasa panas, nyeri, dan gatal. Sunburn tidak hanya disebabkan oleh paparan sinar matahari, namun juga oleh penggunaan lampu UV, tanning bed, dan alat pengering nail art.

Cara Mengatasi Kondisi Kulit dengan Sisik

Perawatan dan obat penyakit kulit bersisik diberikan sesuai dengan penyebabnya. Perawatan tergantung pada tingkat keparahan gejala dan penyebab penyakit itu sendiri. Jika penyebab kulit gatal kering dan bersisik yang kamu alami diduga karena reaksi alergi, periksakan diri ke dokter spesialis kulit dan alergi untuk memastikan apa pemicu masalah penyakit kulit gatal kering bersisik yang kamu alami.

Pada berbagai kasus, kondisi kulit yang menyebabkan penyakit kulit dapat dibantu diatasi dengan krim topikal yang sederhana. Namun obat-obatan oral mungkin diperlukan untuk mengatasi masalah yang lebih dari sekadar gangguan kulit. Tergantung pada diagnosisnya, dokter mungkin akan merujuk kamu ke spesialis untuk perawatan khusus.

Baca juga:  Agen Eksfoliasi, Ini Fungsi AHA BHA untuk Hasil Kulit Sehat dan Kenyal

Kulit bersisik sendiri jarang menjadi gejala darurat medis. Namun, terkadang kulit gatal kering dan bersisik adalah tanda reaksi alergi yang bisa berakibat fatal jika diabaikan. Jika terjadi penumpukan dan penebalan kulit dan disertai dengan tanda-tanda di bawah ini, segera dapatkan bantuan medis:

  • Mual dan muntah
  • Reaksi alergi yang parah (gatal, bengkak, kesulitan bernapas, gatal)
  • Lemas
  • Demam tinggi
  • Munculnya lepuh tiba-tiba dan parah

Rekomendasi Perawatan Kulit dengan Kondisi Bersisik

Merawat kulit wajah dengan kondisi bersisik ini memerlukan perawatan yang tidak sembarangan. Kamu perlu mengecek kandungan yang ada di produk perawatan wajah untuk mengembalikan kulit wajahmu ke kondisi semula. Ini 5 rekomendasi jenama skincare yang bisa kamu gunakan.

1. Wardah Purifying Moisturizer Gel

kulit bersisik
Sumber: Sociolla

Rekomendasi skincare untuk kulit bersisik yang pertama adalah Wardah Purifying Moisturizer Gel. Produk ini merupakan pelembap yang memiliki kandungan vitamin E, Pro-Vitamin B5 hingga ekstrak bung chamomile. Produk ini sangat cocok digunakan untuk melembapkan kulit, serta bisa digunakan setiap hari pada pagi dan siang hari.

2. Bioderma Atoderm Intensive Baume

kulit bersisik
Sumber: Halodoc

Bioderma Atoderm Intensive Baume adalah produk yang bisa membantu mengatasi kulit kering, bersisik dan sensitif. Produk ini memiliki kandungan utama gliserin, sunflower seed oil, canola oil, ceramide, vitamin E, dengan tekstur krim yang mampu melembapkan kulit. Bahkan produk ini bisa berfungsi untuk memperbaiki skin barrier yang rusak, menghilangkan rasa gatal, dan membuat kulit kenyal.

3. Safi Dermasafe Soothe & Hydrate

kulit bersisik
Sumber: Shopee

Jika ingin menggunakan pelembap untuk siang hari, skincare yang tepat untuk digunakan adalah Safi Dermasafe Soothe & Hydrate. Kandungan niacinamide, alpha-bisabolol, sodium hyaluronate, serta ekstrak chamomile dan liquorice ini dapat membantu memperbaiki tekstur bersisik dan ringan digunakan. Produk ini juga bisa mengecilkan pori-pori. Dengan tesktur gel, pelembap ini mampu memberikan efek dingin untuk kulit.

4. The Body Shop Vitamin E Moisture Cream

kulit bersisik
Sumber: The Body Shop

Vitamin E adalah kandungan yang paling tepat untuk mengatasi kulit kering bersisik. Produk The Body Shop Vitamin E Moisture Cream diperkaya dengan kandungan vitamin E. Produk ini memiliki tekstur krim, yang mampu menutrisi kulit hingga lapisan yang terdalam. Pelembap ini bisa memberikan kelembapan ekstra pada kulit kering bersisik.

5. Bio Oil Dry Skin Gel

kulit bersisik
Sumber: Bio Oil

Rekomendasi skincare yang terakhir adalah Bio Oil Dry Skin Gel. Produk dengan bahan utama mineral oil ini mampu melembapkan kulit, menghidrasi dan memperbaiki tekstur kulit bersisik. Produk ini juga diperkaya dengan kandungan urea, niacinamide, hyaluronic acid, gliserin, dan shea butter yang baik untuk mengatasi berbagai macam masalah kulit.

Nah, itulah beberapa hal yang perlu kamu ketahui tentang penanganan kulit bersisik. Selain menggunakan produk perawatan wajah yang tepat, kamu juga bisa mengonsumsi vitamin E. Jika kondisi kulit bersisikmu tak kunjung sembuh, kamu bisa berkonsultasi dengan dokter kulit untuk diberikan penanganan yang tepat.