mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Tak Ingin Mabuk dalam Perjalanan? Cegah dengan 6 Cara Ini!

Siapa yang sering mengalami mabuk perjalanan? Tahukah kamu, bahwa mabuk perjalanan terjadi akibat otak menerima sinyal yang berbeda dari beberapa anggota tubuh. Sebagai contoh, pada saat di dalam kendaraan, mata seakan-akan melihat pepohonan bergerak sedangkan otot dan sendi merasa bahwa tubuh diam tidak bergerak. Kondisi inilah yang membuat otak tidak dapat memproses informasi apakah tubuh diam atau bergerak. Kemudian hal ini yang menyebabkan kamu mengalami keluhan mabuk perjalanan.

Mabuk perjalanan atau juga dikenal dengan istilah motion sickness adalah kondisi yang terjadi pada saat otak menerima sinyal yang tidak selaras dari sensor-sensor keseimbangan. Ada beberapa faktor yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami mabuk perjalanan, di antaranya adalah usia 2–12 tahun, perilaku main handphone atau membaca buku di dalam kendaraan,  kurang istirahat, perubahan hormonal akibat kondisi tertentu seperti menstruasi atau hamil, adanya riwayat mabuk perjalanan pada keluarga, hingga kondisi tertentu seperti migrain atau penyakit Parkinson.

Kalau selama ini kamu punya keluhan motion sickness, yuk simak artikel di bawah ini sampai akhir untuk mengetahui bagaimana cara mencegah dan mengatasinya!

Apa Sih Gejala Mabuk Perjalanan?

Gejala mabuk perjalanan bisa muncul tanpa disadari, di mana awalnya gejala yang muncul mungkin ringan, kemudian berkembang menjadi lebih parah. Beberapa tanda dan gejala akibat mabuk perjalanan adalah sebagai berikut:

  • Mengalami nyeri di bagian perut
  • Pusing dan sakit kepala
  • Mudah lelah
  • Kulit pucat dan keringat dingin
  • Sulit untuk berkonsentrasi
  • Nafas menjadi lebih cepat atau terengah-engah
  • Merasa gelisah
  • Produksi air liur semakin meningkat
  • Mual dan muntah.
Baca juga:  8 Cara Mengatasi Tangan Pegal Akibat Mengetik

Lantas, Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Mabuk Perjalanan?

Ada beberapa cara untuk mencegah dan mengatasi mabuk di perjalanan. Beberapa tips di bawah ini bisa kamu praktikkan, dan lihatlah hasilnya apakah kamu dapat terhindar dari keluhan motion sickness.

1. Hindari Makan Secara Berlebihan

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Makan memang sangat diperlukan, terlebih jika kamu hendak bepergian jauh. Namun, agar tidak mengalami mabuk selama bepergian, sebaiknya hindari makan secara berlebihan sebelum melakukan perjalanan jauh.

Kenapa demikian? Pasalnya, terlalu banyak makan sebelum melakukan perjalanan ternyata malah akan mengganggu kinerja lambung. Karena lambung yang sedang memproses makanan akan tergoncang-goncang karena jalan yang dilalui, maka hal ini akan memicu rasa mual hingga menyebabkan motion sickness. Di samping itu, hindari juga untuk mengonsumsi makanan yang tinggi lemak, pedas dan juga berminyak. Sebab, jenis makanan ini dapat membuat kamu lebih mudah merasa mual.

Namun, usahakan juga untuk tidak melakukan perjalanan dengan perut yang kosong, ya. Jika kamu tidak sempat makan sebelum berangkat, bawalah beberapa santapan ringan yang rendah lemak untuk dikonsumsi selama perjalanan. Pastikan kamu hanya makan dalam porsi kecil, namun cukup sering. 

2. Pilihlah Posisi Duduk yang Nyaman dan Tepat

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Kalau kamu adalah orang yang mudah mengalami motion sickness, maka salah satu solusinya adalah pilih tempat duduk yang paling minim guncangan. Misalnya, jika kamu bepergian dengan menggunakan mobil pribadi, maka bangku depan adalah pilihan terbaik untuk mencegah mabuk.

Selain itu, hindari juga untuk duduk menghadap belakang atau melawan arus laju dari kendaraan, ya! Sebab, duduk dengan arah yang berlawanan dapat membuat kamu lebih rentan merasa mual dan pusing. Kamu juga perlu mengatur posisi duduk sedemikian rupa agar terhindar dari mual dan mabuk saat bepergian. Pastikan kamu duduk dengan santai dan nyaman, sebab tempat duduk yang terlalu sempit dan minim ruang gerak bisa meningkatkan risiko motion sickness.

 3. Pastikan Cukup Tidur Sebelum Melakukan Perjalanan

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Ternyata, rasa pusing dan mual juga dapat disebabkan oleh kurang tidur di malam hari, lho. Meskipun tidur selama perjalanan memang bisa membantu menghindari mabuk, tapi sebaiknya tidak dilakukan secara berlebihan. Itu artinya, terlalu banyak tidur di perjalanan justru malah dapat membuat kamu lebih pusing dan lemas.

Baca juga:  Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K) yang Harus Dikuasai saat Darurat

Oleh karena itu, sangat penting untuk menyiapkan tubuh sebaik mungkin sebelum melakukan perjalanan jauh. Ingat, menghindari begadang sebelum pergi dapat mencegah mabuk selama perjalanan!

4. Istirahatlah Beberapa Saat

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Sesekali, kamu juga perlu mengambil waktu untuk beristirahat dan menghirup udara segar di tengah perjalanan. Misalnya, kamu berhenti beberapa menit setelah menempuh perjalanan selama 4-5 jam. Hal ini cukup ampuh untuk menyegarkan tubuh sehingga terhindar dari rasa mual dan pusing.

Di samping itu, kamu pun bisa mematikan AC mobil sejenak dan membuka jendela. Biarkan sinar matahari dan juga angin sepoi-sepoi masuk ke dalam kendaraan. Jangan memaksakan untuk melanjutkan perjalanan jika sudah benar-benar merasa sesak, ya!

 5. Mengonsumsi Jahe untuk Mengatasi Mabuk Perjalanan

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Salah satu cara untuk mencegah mabuk perjalanan sekaligus mengatasinya jika sudah terlanjur mual adalah dengan mengonsumsi jahe. Hal ini berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan pada US National Library of Medicine (NIH), di mana studi tersebut menjelaskan bahwa jahe efektif mengurangi mual, aktivitas takigastrik, hingga pelepasan vasopresin yang diinduksi oleh veksi sirkular. Alhasil, jahe akan bertindak sebagai agen baru dalam pencegahan dan pengobatan mabuk perjalanan.

Kamu bisa konsumsi jahe dalam bentuk apapun, mulai dari minuman, permen, dan lain sebagainya. Selamat mencoba dan buktikan hasilnya!

6. Konsumsi Obat Anti Mabuk 

mabuk perjalanan
Sumber: Freepik

Jika beberapa cara di atas masih belum efektif untuk mencegah mabuk saat perjalanan, cobalah untuk konsumsi obat anti mabuk sebelum bepergian. Namun, pastikan untuk mengonsumsinya sesuai dengan aturan pakai dan dosis yang dianjurkan, ya! Sebab, obat-obatan anti mabuk pada umumnya memiliki efek samping mengantuk. 

Selain obat-obatan, bagi kamu yang memiliki keluhan motion sickness, kamu juga bisa memanfaatkan aromaterapi untuk membantu dalam meringankan gejala, misalnya aromaterapi lavender. Atau kamu juga bisa menggunakan aromaterapi favorit kamu!

Rishna Maulina

Add comment

Share