Anti Bosan! Ini 11 Rekomendasi Mainan untuk Anak Perempuan

Zaman sekarang, anak-anak mulai menggandrungi gawai sebagai sarana untuk hiburan ataupun edukasi. Padahal, anak-anak juga butuh permainan fisik untuk stimulus tumbuh kembangnya. Banyak bermain gawai mengakibatkan anak kurang bisa mengeksplor kemampuan diri sendiri, hingga susah bersosialisasi dengan orang lain. Meskipun ada perbedaan antara mainan anak perempuan dan anak laki-laki, namun ada beberapa mainan yang bisa dimainkan keduanya.

Boneka, masak-masakan atau mainan make up adalah beberapa permainan yang umum dimainkan oleh anak perempuan. Tetapi masih banyak mainan jenis lain yang bisa dimainkan oleh mereka, seperti blok, mainan lilin, dan lain sebagainya. Mainan ini juga bisa menjadi ide kado untuk ulang tahun ataupun kado lahiran, lho. Sebelum menentukan pilihan mainan untuk anak perempuan, ada baiknya kamu simak penjelasan rekomendasi mainan yang bermanfaat bagi anak perempuan di bawah ini.

Sumber: freepik

11 Rekomendasi Mainan untuk Anak Perempuan

1. Boneka

Sumber: freepik

Si kecil bisa menentukan bentuk boneka apa yang diinginkannya, karena jenisnya beragam. Mulai dari bentuk hewan, mobil, hingga krakter kartun favoritnya. Mainan ini bisa membantunya untuk belajar berimajinasi dan berinteraksi, seolah-olah bonekanya hidup. Beberapa jenis boneka memiliki aksesoris pelengkap, seprti baju, topi, dan sepatu. Anak dapat belajar memasangkan aksesoris tersebut ke boneka, sekaligus melatih motorik kasar dan halusnya.

2. Masak-masakan

Sumber: iStockPhoto

Selain belajar masak yang akan menjadi kemampuan dasarnya, anak akan melatih kemampuan motorik dan mengembangkan kreativitas dalam diri. Bentuk peralatan masak yang disesuaikan dengan kebutuhan anak memudahkan dia dalam bermain. Kamu bisa mengajak dia berimajinasi dengan cara pura-pura memasak makanan kesukaannya. Hal itu juga bisa kamu manfaatkan untuk mengenalkan dia kepada bahan makanan seperti buah dan sayur.

Baca juga:  Pelaksanaan Toleransi di Sekolah, Sudah Tepatkah?

3. Mainan Play Pretend

Sumber: freepik

Beragam jenis mainan play pretend seperti dokter-dokteran, rumah-rumahan, kebun-kebunan, dan sejenisnya dapat mengenalkan anak kepada aktivitas nyata melalui mainan. Selain itu, mainan ini juga bisa membangkitkan imajinasi anak dan juga melatih semua kemampuan motorik anak. Ketika kamu melihat si kecil bermain dokter-dokteran, mungkin dia akan berlaku hati-hati dan memperlakukan “pasiennya” dengan ramah. Hal tersebut membantu anak-anak dalam belajar memperlakukan orang lain dengan baik dan menjadi pribadi yang hangat.

4. Make Up

Sumber: iStockPhoto

Biasanya, anak perempuan suka mengikuti kebiasaan ibunya, di antara lain berdandan. Mungkin kamu akan takut jika si kecil bermain dengan lipstik ataupun bedak yang dapat membahayakannya. Namun, mainan make up ini dapat digunakan untuk anak perempuan yang suka merias wajahnya. Bahannya aman untuk kulit anak-anak yang sensitif terhadap bahan kimia. Selain melatih imajinasinya terhadap riasan wajah yang rapi, mainan ini juga bisa melatih motoriknya melalui cara memoles lipstik di bibir dengan rapi.

5. Blok

Sumber: iStockPhoto

Mainan ini terdiri dari berbagai jenis bentuk dan warna, sehingga dapat dimanfaatkan anak untuk belajar warna dan bentuk. Penyusunan blok menjadi sebuah bangun atau bentuk tertentu juga melatih koordinasi mata dan tangan anak, juga membangun imajinasinya juga.

6. Plastisin (Playdough)

Sumber: iStockPhoto

Plastisin dapat melatih kekuatan tangan si kecil. Hal ini membantu anak mengembangkan kemampuan motorik tangannya, seperti menulis, menggunting, dan menggenggam sesuatu. Selain itu, plastisin juga bisa digunakan sebagai pereda stres, lho. Dengan duduk santai sambil membantuk plastisin, anak bisa menjadi lebih tenang. Mainan ini memiliki warna bervariasi dan dapat dibentuk menjadi berbagai macam ukuran dan bentuk sesuai imajinasi anak.

Baca juga:  Feeding Rules MPASI, Bagaimana Cara Menerapkannya?

7. Mainan DIY

Sumber: iStockPhoto

Akhir-akhir ini, mainan Do It Yourself (DIY) cukup banyak diminati oleh anak-anak berusia sekolah dan remaja putri. Contohnya membuat aksesori seperti cincin, kalung, slime, hingga membuat lukisan dari manik-manik. Kamu bisa memberikan mainan ini untuk anak perempuan usia sekolah, agar mereka bisa membuat aksesori sesuai keinginannya.

8. Buku

Sumber: iStockPhoto

Kamu bisa memberikan buku sesuai kebutuhan anak. Bagi anak-anak prasekolah, mereka membutuhkan buku dengan tulisan yang sedikit dan banyak gambar. Hal itu dapat membantu mereka untuk mengetahui nama benda-benda untuk memperbanyak kosakatanya. Bisa juga kamu berikan busy book yang berisi berbagai macam kegiatan yang bisa melatih indera anak. bagi anak perempuan yang akan masuk sekolah, kamu bisa memberikan buku cerita yang berisi gambar yang bisa diwarnai.

9. Perlengkapan Melukis atau Menggambar

Sumber: iStockPhoto

Peralatan seni ini memiliki banyak manfaat bagi anak-anak. Si kecil dapat mengasah kreativitasnya melalui kombinasi warna dan pola gambar yang dituangkan dalam karya mereka. Anak akan memvisualisasikan ide-ide di otaknya menjadi sebuah karya yang mungkin kamu akan terkejut jika melihatnya. Selain itu, melukis dan menggambar akan menstimulasi otak kanan dan kemampuan sensoriknya.

10. Kartu

Sumber: iStockPhoto

Mainan ini memiliki beragam jenis, bisa kartu uno, flash card, atau kartu gambar lainnya. Manfaat dari mainan ini antara lain dapat mengasah akal anak dalam mengatur strategi untuk menang. Kemudian, main kartu juga bisa melatih otak untuk berpikir lebih cepat dalam menebak gambar di flash card.

11. Puzzle

Sumber: freepik

Rekomendasi mainan terakhir untuk anak perempuan adalah puzzle. Kamu bisa menyesuaikan tema dan kesulitan puzzle sesuai kemampuan dan usia si kecil. Mainan ini dapat mengajarkan anak tentang bagaimana memasangkan sesuatu, serta mengenal warna dan bentuk. Anak akan dilatih kemampuan otaknya untuk menyelesaikan suatu puzzle.

Itu dia rekomendasi mainan untuk anak perempuan. Kamu bisa membeli mainan ini di berbagai toko mainan, baik online maupun offline. Dengan bermain, anak bisa mengurangi intensitasnya mengakses gawai dan bisa menjalin interaksi dengan lingkungan sekitarnya. Selain itu, bermain juga dapat meningkatkan tumbuh kembang anak perempuan.