Apa Manfaat dari BEP yang Dibuat Perusahaan? Ini Ulasannya

Menghitung break even point (BEP) merupakan hal mendasar bagi bisnis yang dijalankan. Penghitungan ini dapat membantu bisnis yang kamu kelola untuk menemukan angka pasti pada besaran total pendapatan yang harus diperoleh untuk menutup biaya produksi. Manfaat dari BEP yang dibuat adalah signifikan dalam pengelolaan bisnis dan keuangan perusahaan.

Tapi bagaimana penjelasan BEP secara lebih detail? Apakah paragraf pertama di atas bisa mencakup semua hal yang perlu dipahami terkait penghitungan ini?

Dalam artikel singkat ini kamu bisa mendapatkan sekilas penjelasan mengenai apa itu BEP, manfaat yang diperoleh dari BEP yang dibuat, serta cara menghitungnya dengan cermat. Selengkapnya, dalam poin singkat berikut ini.

Baca Juga: Mengenal Proses Produksi dan 6 Tahapan Umumnya

Memahami Apa Itu Break Even Point

Manfaat dari bep yang dibuat adalah

Break even point merupakan titik keseimbangan pada bisnis, ketika keuntungan yang diperoleh setara dengan biaya yang dikeluarkan dalam proses produksi yang dilakukan perusahaan. Istilah ini mungkin lebih dikenal secara umum dengan sebutan ‘balik modal’.

Pada proses bisnis, BEP merupakan hal mendasar yang wajib diperhitungkan agar perusahaan memahami benar target dasar yang harus dicapai. Dengan mengetahui angka ini beberapa manfaat bisa diperoleh, sehingga aktivitas bisnis yang kamu lakukan bisa berjalan lebih optimal di masa yang akan datang.

Baca juga:  5 Jenis Maintenance yang Dilakukan Perusahaan, Beserta Contohnya

Manfaat dari BEP yang Dibuat adalah Sebagai Berikut

Manfaat dari bep yang dibuat adalah

Dalam menghitung BEP dan mendapatkan hasilnya, ada beberapa manfaat yang bisa diperoleh bisnis yang kamu kelola. Manfaat dari BEP yang dibuat adalah sebagai berikut.

1. Acuan Dasar Menentukan Margin

Dengan mengetahui BEP maka akan diketahui angka dasar yang harus dicapai untuk menutup biaya produksi. Dengan demikian, margin keuntungan bisa diperhitungkan lebih komprehensif dan disesuaikan dengan berbagai faktor lain.

2. Pengembangan Bisnis

Mengetahui angka BEP juga bisa menjadi dorongan untuk kamu, sebagai pebisnis, agar melakukan inovasi lebih baik sehingga produk yang dijual lebih berkualitas dan menguntungkan. Bekal informasi ini bisa menjadi dasar pertimbangan strategi pemasaran, perhitungan harga jual, dan sebagainya.

3. Investasi dan Biaya Produksi yang Tepat

Menjadi pedoman dalam menentukan nilai investasi dan biaya produksi yang tepat, pemahaman dan penghitungan cermat pada BEP juga wajib dimiliki serta dilakukan dengan sempurna. Perusahaan selalu akan memiliki angka acuan utama dalam setiap perhitungan dua hal tersebut.

4. Bahan Analisis di Sektor Strategis

Jelas, angka ini akan selalu jadi bahan analisis di berbagai sektor strategis pada bisnis yang kamu kelola. Mulai dari transaksi dan kerjasama, nilai jual-beli saham yang dimiliki, hingga perencanaan keuangan secara mendetail.

Setelah Mengetahui Manfaatnya, Mari Simak Cara Menghitungnya

Manfaat dari bep yang dibuat adalah

Melihat beberapa manfaat yang disajikan dalam poin kedua di atas, maka penghitungan BEP kemudian penting dilakukan dengan cermat. Agar dapat memberikan manfaat tersebut, tidak boleh ada kesalahan dalam proses penghitungannya.

Setidaknya terdapat tiga cara untuk menghitung break even point. Pertama adalah BEP Nilai Penjualan, kemudian BEP Unit, dan terakhir adalah BEP Mata Uang. Selengkapnya dalam penjelasan singkat berikut ini.

Baca juga:  Penggunaan KOL dalam Digital Marketing untuk Bisnis Anda, Apa Pentingnya?

Break Even Point Nilai Penjualan

Cara pertama menghitung BEP ini digunakan berdasarkan hasil dari nilai penjualan. Rumusnya adalah sebagai berikut:

BEP = Biaya Tetap / (1-(Biaya Variabel))

Break Even Point Unit

Untuk cara penghitungan kedua ini, yang masuk dalam rumus adalah biya tetap dan margin kontribusi setiap unit (yang didapatkan dari selisih harga jual dan biaya variabel per unit). rumusnya adalah sebagai berikut:

BEP Unit = Biaya Tetap / (Harga Unit – Biaya Variabel Unit)

Break Event Point Mata Uang

Untuk penghitungan ketiga ini, fungsinya adalah mengetahui besaran BEP berdasarkan mata uang yang digunakan. Yang masuk dalam penghitungan ini adalah biaya tetap, margin kontribusi, dan harga unit produk. Rumusnya adalah sebagai berikut:

BEP Mata Uang = Biaya Tetap / (Margin Kontribusi Unit / Harga Unit)

Dengan menggunakan rumus yang tepat dalam menghitung BEP, maka mendapatkan manfaat dari BEP yang dibuat adalah hal yang tidak sulit diperoleh. Selama penghitungannya dilakukan dengan cermat dan berdasarkan kaidah akuntansi yang benar, maka angka yang diperoleh juga akan valid.

Baca Juga: Urgensi Penerapan Manajemen Keuangan, Peran Vital yang Tidak Bisa Dikesampingkan 

Mencermati setiap proses penghitungan keuangan di dalam perusahaan adalah hal mendasar yang wajib dilakukan semua pebisnis. Dalam rangka melakukan monitoring dan pengawasan pada proses bisnis berjalan, hal basic ini bisa membantu kamu memperoleh gambaran besar bisnis yang kamu jalankan, mengenai bagaimana kondisinya dan dinamikanya.

Memang, beberapa cara untuk melakukan proses akuntansi kini tersedia dengan lebih mudah, menggunakan aplikasi dan layanan terpadu yang berbasis cloud. Namun pemahaman pada dasar-dasar perhitungan tetap diperlukan agar proses yang dijalankan tidak kemudian melenceng dari rencana awal.

Mengetahui manfaat dari BEP yang dibuat adalah hal yang penting. Maka dari itu, selalu cermati setiap variabel yang ada dalam penghitungan di perusahaan kamu, dan pahami lebih jauh mengenai berbagai konsep akuntansi serta relevansinya dengan keadaan bisnis saat ini.