9 Manfaat Makan Ikan, Penting untuk Tumbuh Kembang Anak!

Mengkonsumsi asupan bernutrisi dapat membantu meningkatkan kesehatan dan juga tumbuh kembang manusia, terutama anak-anak. Salah satu nutrien yang penting untuk tumbuh kembang anak adalah protein. Makronutrien ini dapat kamu temukan di berbagai makanan, terutama ikan. Selain untuk mengoptimalkan tumbuh kembang, manfaat makan ikan juga dipercaya meningkatkan kecerdasan anak, lho!

Ikan merupakan salah satu sumber gizi yang dapat menstimulasi kecerdasan anak. Kandungan gizi di dalamnya mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan otak seperti (protein, lemak, kalsium, Vitamin B1, Vitamin A, kalsium, fosfor dan zat besi), maka dari itu ikan sangat penting untuk dikonsumsi. Agar semakin yakin untuk memberikan lauk ikan pada isi piring anak, ada baiknya kamu perlu mengetahui 9 manfaat makan ikan untuk tumbuh kembang anak.

Ilustrasi ikan laut (Sumber: Freepik)

9 Manfaat Makan Ikan untuk Tumbuh Kembang Anak

1. Sumber Protein yang Bagus

Permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat Indonesia saat ini adalah stunting yang diakibatkan kekurangan gizi saat masa pertumbuhan. Salah satu asupan nutrien yang harus dipenuhi adalah mengkonsumsi ikan yang memiliki kandungan protein cukup tinggi. Protein yang terkandung di dalam ikan memang berbeda untuk setiap jenisnya. Namun, secara umum 100 gram ikan dapat mengandung hingga 22 gram protein.

Adapun kandungan protein pada beberapa ikan laut dan ikan air tawar per 100 gram dagingnya adalah sebagai berikut.

  • Tuna: 29,1 gram
  • Teri: 28,9 gram
  • Kakap:26,3 gram
  • Nila: 26,1 gram
  • Salmon: 22,1 gram
  • Gabus: 16,2 gram
Baca juga:  Penyebab Susah Hamil, Kenali 10 Faktornya!

2. Mengoptimalkan Perkembangan Otak Anak

Ilustrasi ibu dan anak makan ikan(Sumber: iStockPhoto)

Manfaat ikan pada anak adalah sebagai sumber asam lemak sehat. Ikan memiliki kandungan omega-3 docosahexaenoic acid (DHA) yang tinggi. Zat ini dibutuhkan untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Salmon dan tuna adalah contoh ikan yang tinggi kandungan DHA. Hal inilah yang menyebabkan ibu hamil sering dianjurkan untuk mengonsumsi ikan untuk menyokong perkembangan otak janin.

3. Sumber Vitamin D

Vitamin D diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak. Konsumsi ikan tinggi nutrisi ini dapat membantu dalam hal tersebut. Beberapa contoh ikan yang mengandung banyak vitamin D antara lain salmon, sarden, tuna, makerel, dan nila. Dalam 100 gram ikan salmon, terdapat 526 IU vitamin D.

4. Menjaga Penglihatan Anak

Sumber: iStockPhoto

Kandungan asam lemak omega-3 DHA di dalam ikan terbukti bermanfaat untuk menjaga fungsi penglihatan anak. Kandungan tersebut juga berperan dalam menurunkan berbagai penyakit penglihatan. Konsumsi ikan berlemak yang kaya akan omega 3 dihubungkan dengan penurunan neovaskular. Ikan dapat melindungi diri dari degenerasi makula yang menjadi penyebab utama gangguan penglihatan dan kebutaan yang menyerang orang dewasa dan lanjut usia.

5. Menurunkan Risiko Alergi

Memakan beragam jenis ikan sejak dini dapat mencegah berbagai penyakit alergi, seperti asma dan dermatitis atopik.  Sebuah penelitian menemukan, konsumsi ikan mengandung asam lemak tak jenuh rantai panjang (long chain polyunsaturated fatty acids) dapat mencegah asma pada anak. Oleh karena itu, kamu bisa memberikan ikan sebagai salah satu pilihan lauk untuk MPASI ataupun bekal makan anak saat di sekolah.

6. Menurunkan Risiko Penyakit Autoimun

Bukti ilmiah menunjukkan, konsumsi ikan dapat menurunkan risiko terjadinya penyakit autoimun, termasuk rheumatoid arthritis dan multiple sclerosis. Penyakit autoimun terjadi ketika sistem kekebalan tubuh malah menyerang dan menghancurkan jaringan tubuh yang sehat. Contohnya seperti diabetes tipe 1 yang menyebabkan sistem kekebalan menyerang pancreas. Beberapa penelitian telah menemukan bahwa konsumsi omega-3 atau minyak ikan dapat menurunkan resiko diabetes tipe 1 pada anak-anak dan dewasa.

Baca juga:  Fimosis pada Bayi, Apakah Perlu Disunat?

7. Meningkatkan Kualitas Tidur

Ilustrasi anak memakan ikan (Sumber: iStockPhoto)

Masalah susah tidur tidak hanya terjadi pada orang dewasa, anak-anak pun juga mengalaminya. Hal ini menyebabkan sulit berkonsentrasi ketika belajar hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Jika kondisi ini sering terjadi pada anakmu dan mengganggu kesehariannya, cobalah berikan ikan sebagai santapan rutin. Ikan mengandung asam lemak omega 3 cukup tinggi dan dapat membantu mengembangkan fungsi kognitif dan memperbaiki kualitas tidur.

8. Menurunkan Risiko Serangan Jantung

Manfaat konsumsi ikan untuk anak selanjutnya adalah menurunkan risiko serangan jantung saat anak dewasa nanti. Kandungan omega-3 pada ikan mempunyai efek anti-inflamasi yang berguna untuk mencegah terjadinya pengerasan dan penyempitan arteri yang meningkatkan risiko gagal jantung dan serangan jantung. Manfaat lainnya dari mengonsumsi ikan secara rutin adalah mencegah terjadinya pembekuan darah. Selain itu, kandungan omega-3 juga dapat menurunkan lemak darah atau trigliserida.

9. Mencegah Asma

Adapun manfaat makan ikan yang terakhir adalah mencegah asma. Sebuah penelitian menemukan fakta bahwa minyak ikan dapat menurunkan risiko asma sebesar 62 persen. Asma adalah salah satu penyakit tidak menular yang menjadi perhatian. Penyakit ini terjadi pada saluran pernapasan yang ditandai dengan serangan sesak napas.

Itulah 9 manfaat makan ikan yang penting dalam tumbuh kembang anak. Untuk mendapatkan manfaat kesehatan yang optimal, anak perlu mengkonsumsi ikan minimal 2 kali dalam seminggu sesuai porsinya. Kamu bisa memanfaatkan ikan yang tidak banyak duri seperti nila, lele, gabus, salmon, kakap, dan tuna untuk memenuhi kebutuhan nutrien anak. Cara memasaknya pun beragam, mulai dikukus, dibuat sup, digoreng, hingga dipanggang.