Kenali 4 Penyebab Mata Belekan yang Bisa Diantisipasi

Setiap anak pasti pernah mengeluarkan kotoran mata atau yang lebih banyak dikenal dengan istilah belek. Ada banyak penyebab mata belekan pada anak. Secara umum, penyebab mata belekan pada anak memang tidak berbahaya, mulai dari sekadar kotor, saluran air mata tersumbat, hingga infeksi virus.

Meski begitu, mata anak yang belekan akan membuat indera penglihatan anak menjadi terganggu. Sementara itu, cara paling mudah untuk mengatasi mata anak belekan adalah dengan menyeka menggunakan kapas yang lembut. Namun, jika kotoran mata itu keluar terus dalam jumlah yang banyak, kamu harus segera memeriksakannya ke dokter!

Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai mata anak belekan, kamu perlu memahami beberapa jenis infeksi mata, cara mengantisipasinya, termasuk juga cara pencegahan penyebaran virus yang menyebabkan mata anak belekan. Yuk, simak ulasan selengkapnya di bawah ini!

Apa Penyebab Mata Belekan pada Anak?

penyebab mata belekan
Sumber: Freepik

Kasus mata belekan pada anak dan balita memang dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Lantas, apa saja faktor-faktor tersebut? Berikut ini adalah penjelasan selengkapnya:

1. Penyebab Mata Belekan karena Alergi

Salah satu penyebab mata belekan pada anak adalah alergi, yang dapat disebabkan oleh berbagai hal. Perlu dilakukan tes alergi untuk mengetahui penyebabnya secara pasti. Ketika anak mengalami hidung meler yang menghasilkan cairan dan membuat mata menjadi kemerahan, maka ada kemungkinan anak terserang alergi. Anak akan merasakan gatal pada mata dan membuat mata terus menerus mengeluarkan kotoran.

Jika sudah demikian, maka kamu bisa melakukan penanganan pertama dengan cara menempelkan lap basah yang sejuk untuk meredakan gatal pada mata anak. Setelahnya, pergilah ke dokter mata agar diberikan resep antihistamine yang aman untuk anak.

2. Disebabkan oleh Infeksi Sinus

Jika anak mengalami pilek yang berkelanjutan, bahkan tidak kunjung sembuh meskipun sudah diberi obat, maka ada kemungkinan ia terkena infeksi sinus. Efek samping dari sinus adalah hidung tersumbat, nyeri di bagian dalam hidung, dan menghasilkan kotoran mata yang berwarna kehijauan. Jika sudah demikian, maka jangan tunda lagi! Segeralah bawa anak ke dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Baca juga:  Speech Delay pada Anak: 7 Tanda dan Cara Mengatasinya

3. Konjungtivitis oleh Bakteri

Konjungtivitis adalah infeksi yang terjadi pada satu mata dan biasanya bisa menyebar ke mata satunya. Gejala-gejala konjungtivitis yang terlihat antara lain adalah munculnya kotoran kekuningan atau kehijauan di sekitar mata. Setelahnya, mata akan terlihat kemerahan dan membengkak, di mana hal ini terjadi karena faktor bakteri yang masuk ke dalam mata anak.

4. Konjungtivitis Oleh Virus

Selain karena bakteri, konjungtivitis juga bisa disebabkan oleh virus, lho. Konjungtivitis oleh virus bisa dikenali dengan gejala terdapatnya kotoran berwarna putih atau jernih pada satu mata, dan menyebar ke mata lainnya, disertai dengan masalah pernafasan atas. Kamu bisa mengobatinya dengan memberikan perban steril untuk setiap mata, atau segera hubungi dokter untuk memastikan diagnosa.

Bagaimana Cara Mengantisipasi Mata Belekan pada Anak?

penyebab mata belekan
Sumber: Freepik

Nah, jika kamu menghadapi situasi mata anak belekan secara tiba-tiba, cara mengantisipasi mata anak belekan yang bisa dicoba adalah sebagai berikut:

  • Jaga Kebersihan Mata Anak. Sangat penting untuk menjaga kebersihan mata anak, bahkan sebelum memberikan obat mata jenis apapun. Bersihkan mata dengan menggunakan kain bersih atau kapas yang dicelupkan ke dalam air hangat untuk mengangkat kotoran atau nanah di dalamnya, untuk mengantisipasi mata anak belekan.
  • Membersihkan Kotoran pada Mata dengan Cara Tepat. Bersihkan belek dari bagian dalam kelopak mata anak dengan cara mengarah ke ujung luar. Setelah mengusap bagian yang terinfeksi, usahakan untuk menggunakan sisi lain kain yang masih bersih. Jika menggunakan kapas, maka segera buang setelah satu kali pakai dan ganti dengan kapas baru untuk mencegah penyebaran bakteri yang dapat memperparah infeksi.
  • Berikan Obat Tetes Mata. Dokter kemungkinan akan meresepkan obat mata berjenis tetes mata antibiotik, jadi harap perhatikan jadwal pemakaian pada tiap mata adalah satu tetes setiap 4 jam. Ujung obat jangan sampai menyentuh mata, karena dapat membuat infeksi menyebar. Jika tidak sengaja menyentuh, maka segera bersihkan! 
  • Oleskan Salep Mata. Selain obat tetes, cara untuk mengobati mata belekan bisa juga dengan menggunakan resep salep mata antibiotik. Obat jenis ini perlu dioleskan dengan cara menarik kelopak bawah, lalu masukkan salep dari sisi dalam ke sisi luar sebanyak empat kali dalam sehari. Namun jika cara ini terlalu sulit dilakukan karena anak takut, maka kamu bisa mengoleskannya pada pinggir kelopak matanya.
  • Berikan Obat Oral. Mata anak belekan juga bisa diberikan obat oral untuk meredakan rasa sakit, tentunya dengan resep dokter, ya!

Cara Alami Mengobati Mata Belekan pada Anak

penyebab mata belekan
Sumber: Freepik

Setelah mengetahui penyebab belekan pada anak, berikut ini ada beberapa jenis obat alami yang dapat kamu coba di rumah untuk mengatasi belekan pada anak.

  1. Madu. Madu murni bisa digunakan untuk mengobati mata belekan pada anak, dengan cara mengoleskan madu murni pada area sekitar kelopak mata. Diamkan beberapa saat hingga agak kering lalu bilas dengan air hingga bersih.
  2. Daun Sirih. Daun sirih mengandung anti kuman dan berfungsi sebagai pereda lelah alami bagi mata yang merah karena infeksi. Sediakan beberapa lembar daun sirih, cuci bersih dan rebus, lalu air rebusan daun sirih bisa disaring dan hasil saringan digunakan untuk membasuh area mata. 
  3. Kentang. Kentang juga memiliki khasiat untuk menyembuhkan mata belekan lho! Sediakan kentang ukuran sedang 1 butir saja, kupas dan cuci bersih kentang, lalu blender kentang hingga menjadi jus. Gunakan jus kentang yang sudah halus tersebut untuk mengompres mata belekan.
  4. Mentimun. Kamu hanya perlu menyediakan mentimun segar tanpa dikupas dan menempelkannya pada mata anak yang tertutup. Cara ini cukup efektif sebagai antioksidan alami yang membantu mata dalam proses penyembuhan serta menyegarkan mata yang perih akibat iritasi.
  5. Air Hangat. Air hangat memiliki fungsi yang penting dalam tubuh. Pasalnya, air hangat adalah pengontrol sirkulasi darah, peluntur lemak alami, dan satu manfaat yang tidak kalah penting adalah membantu meredakan nyeri pada mata belekan. 
Baca juga:  Hak dan Kewajiban Anak di Rumah, Orang Tua Harus Tahu!

Cara Pencegahan Penyebaran Virus

penyebab mata belekan
Sumber: Freepik

Jika mata anak belekan disebabkan oleh virus, maka dilakukan upaya pencegahan agar tidak terjadi penyebaran ke anggota keluarga lainnya. Berikut ini adalah langkah pencegahannya:

  • Kebersihan diri harus dijaga oleh seluruh anggota keluarga, khususnya anak yang sedang mengalami mata belekan.
  • Kebersihan benda-benda di rumah juga perlu dijaga, seperti mainan anak, pegangan pintu, keran, dan benda-benda lain yang sering disentuh.
  • Sebaiknya jangan saling berbagi lap atau handuk. Masing-masing anggota keluarga hanya boleh menggunakan barang miliknya sendiri agar virusnya tidak menular.
  • Hindari untuk menyentuh mata, dan jika tidak sengaja menyentuh mata segera cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Setelah sembuh yang biasanya membutuhkan 3 sampai 5 hari, segera cuci sprei, sarung bantal, dan pakaian anak dengan air panas.

Jika mata anak belekan tidak kunjung mereda, tak perlu ragu untuk segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.