Berkenalan dengan Konsep Saluran Distribusi dan 7 Fungsinya

Pengelolaan bisnis tidak sekedar seputar produk yang berkualitas saja, namun juga memahami saluran distribusi yang tepat untuk digunakan dalam mendekatkan produk kepada pelanggan. Kali ini, kamu akan membaca sekilas mengenai pengertian, jenis, fungsi, strategi, hingga ke contoh saluran distribusi yang ada dalam dunia industri.

Produk berkualitas memang menjadi dasar persaingan dalam bisnis. Namun tanpa saluran distribusi yang tepat, produk tidak akan mudah dijangkau pasar dan membuat penjualannya sulit bersaing dengan kompetitor.

Simak masing-masing penjelasan dan bahasannya di poin berikut ini.

Memahami Apa Itu Saluran Distribusi

saluran distribusi

Saluran distribusi dapat dipahami sebagai pembagian atau penyaluran produk yang dimiliki bisnis atau perusahaan ke pihak terkait. Pihak terkait ini mulai dari pelanggan, pengecer, retail, dan lain sebagainya. Yang jelas tujuan akhirnya adalah mendekatkan produk kepada pasar, sehingga mudah dijangkau dan bisa memperoleh penjualan yang optimal.

Setiap produk memiliki treatment berbeda untuk saluran distribusi yang digunakan, sebab karakter pasar dan pelanggannya juga berbeda. Maka dari itu, pemilihan saluran yang tepat dapat membantu banyak strategi pemasaran dan mendongkrak angka penjualan.

Baca Juga: 7 Tips Sukses Usaha Clothing Line bagi Pemula

Kenali Jenis-Jenis yang Bisa Anda Jadikan Opsi

saluran distribusi

Terdapat setidaknya 3 jenis saluran distribusi yang bisa dijadikan opsi dalam rangka memasarkan dan menjual produk yang Anda miliki. Mulai dari saluran langsung, saluran semi langsung, dan saluran tidak langsung. Penjelasan ketiganya adalah sebagai berikut.

Pertama Distribusi Langsung

Jenis yang pertama disebut saluran distribusi langsung. Saluran ini merupakan jenis yang menghubungkan transaksi dari produsen, dalam hal ini bisnis Anda, ke konsumen atau pasarnya secara langsung.

Baca juga:  Urgensi Penerapan Manajemen Keuangan, Peran Vital yang Tidak Bisa Dikesampingkan

Anda bisa melihat saluran ini dilakukan pada produk hasil industri rumah, yang secara langsung dijual di pasar.

Saluran Distribusi Semi Langsung

Jenis kedua adalah saluran distribusi semi langsung, yang artinya distribusi yang terjadi dilakukan oleh pihak perantara. Tugas dari pihak perantara ini adalah menyalurkan produk ke produsen ke konsumen.

Saluran ini bisa dengan mudah dilihat pada reseller dan sejenisnya.

Ketiga, Jenis Tidak Langsung

Saluran yang ketiga memiliki sedikit kemiripan dengan saluran semi langsung, namun jenis ini memiliki jalur yang lebih panjang. Barang yang dihasilkan produsen terlebih dahulu akan dikirimkan ke pedagang besar, kemudian baru ke pedagang kecil, dan ke pedagang eceran. Prosesnya cukup panjang, sehingga melibatkan banyak pihak untuk menyampaikan produk sampai ke konsumen di pasar.

Untuk Fungsi dari Saluran Distribusi, Dapat Anda Simak di Sini

saluran distribusi

Fungsi dari saluran distribusi, secara singkat adalah sebagai berikut.

1. Informasi, saluran ini menjalankan fungsi informasi untuk diberikan pada konsumen Anda. Dengan demikian, konsumen lebih mudah memperoleh informasi yang detail dan jelas terkait dengan produk yang Anda miliki.

2. Pembayaran, selanjutnya adalah fungsi pembayaran. Fungsi ini dijalankan dalam setiap transaksi yang terjadi dari perusahaan ke konsumen, sebab adanya transaksi ini akan melibatkan invoice. Invoice akan menjadi bukti transaksi yang sah dan legal.

3. Promosi, fungsi berikutnya adalah fungsi promosi, yang terjadi saat penyaluran atau distribusi produk. Fungsi ini harus dijalankan dalam rangka mendukung upaya pemasaran produk, sehingga lebih dikenal pasar dan konsumen.

4. Risk taking, fungsi keempat adalah untuk menanggung berbagai risiko yang ada dalam proses distribusi, sehingga bisnis bisa tetap berjalan stabil. Jika terdapat masalah terkait penyaluran barang, maka saluran distribusi yang digunakan wajib dapat mengatasi atau meminimalisir dampaknya.

Baca juga:  5 Poin Pentingnya Menghitung Harga Pokok Produksi dalam Bisnis

5. Pemesanan, selanjutnya dikenal dengan fungsi pemesanan. Fungsi ini merupakan bagian penting dari distribusi, untuk mengakomodir permintaan konsumen atas produk yang dimiliki perusahaan. Konsumen bisa memesan produk secara langsung, dan mendapatkan dalam waktu tertentu.

6. Negosiasi, fungsi keenam adalah fungsi negosiasi, yang dijalankan dengan membuat kesepakatan harga dan waktu pengiriman sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian semua pihak yang terkait dengan distribusi akan mendapat keuntungannya masing-masing.

7. Distribusi, jelas, menjadi fungsi paling mendasar dari saluran distribusi adalah menyalurkan barang yang dimiliki perusahaan pada pasar atau konsumen. Tanpa saluran ini, distribusi akan terhambat, dan produk tidak akan mudah dijangkau pasar.

Mengenai Strategi yang Bisa Digunakan untuk Menjalankan Fungsi Distribusi dan Contohnya

saluran distribusi

Sedikit menyerupai jenis saluran distribusi, namun pembagian strategi yang dapat digunakan terbagi menjadi 4 poin besar.

  • Produsen ke konsumen, dilakukan dengan cara paling sederhana yakni langsung dari penghasil barang ke konsumen yang membutuhkannya. Contohnya adalah penjual makanan rumahan yang diproduksi sendiri.
  • Produsen ke pengecer ke konsumen, dilakukan dengan cara menambahkan pengecer dalam rantai distribusinya sebagai perpanjang tangan dari produsen. Pengecer akan memperoleh barang kemudian dijual ke konsumen. Contohnya adalah loper koran, yang menjalankan peran sebagai pengecer.
  • Produsen ke pedagang besar ke pengecer ke konsumen, dengan menambahkan pedagang besar dalam rantai ini, produsen atau bisnis Anda bisa  menjangkau pasar yang lebih luas. Contohnya adalah warung kecil yang mengambil barang dari toko besar, dan menjualnya ke konsumen.
  • Produsen ke agen ke pengecer ke konsumen, perusahaan Anda akan menunjuk agen yang kemudian bertugas untuk meneruskan barang ke pengecer, dan baru ke konsumen. Contoh paling nyata misalnya adalah penjual barang impor, seperti smartphone dan sejenisnya.

Baca Juga: 9 Tugas Marketing, Fungsi, dan Tanggung Jawab di Perusahaan

Pada dasarnya, penggunaan saluran distribusi yang tepat dapat mendukung suksesnya persaingan produk di pasar. Maka dari itu, Anda wajib melakukan analisis yang cermat dalam memilih saluran ini, agar produk dapat disalurkan dengan baik ke konsumen yang Anda miliki.