Tips Menggunakan Internet Sehat dan Aman untuk Anak-Anak

Apakah kamu termasuk salah satu yang merasa dilema menjadi orang tua zaman sekarang, antara membolehkan atau tidak membolehkan anak bermain internet? Pasalnya, saat ini internet memang tidak hanya menjadi kebutuhan orang dewasa saja, tapi juga anak-anak. Dengan internet, maka anak-anak dapat berkomunikasi secara lebih cepat, wawasan menjadi lebih luas, serta akan lebih mudah dalam mempelajari hal-hal baru yang positif.

Tapi penggunaan internet untuk anak-anak tentu tidak boleh sembarangan. Jika tidak bijak dalam memilih konten yang ditawarkan di internet, maka akan berdampak buruk pada tumbuh kembang anak. Berikut ini, beberapa tips menggunakan internet sehat yang aman untuk anak-anak yang perlu diperhatikan. 

Tips Menggunakan Internet Sehat pada Anak

internet sehat

Berikut ini ada beberapa kebiasaan penggunaan internet sehat yang bisa dikenalkan pada anak-anak agar mereka bisa berselancar dengan aman di internet.

1. Membatasi Penggunaan Internet

Membatasi jaringan internet untuk anak-anak di bawah 12 tahun sangat penting untuk dilakukan. Setiap orang tua bisa menambah fitur parental control pada jaringan internet agar dapat memantau situs-situs apa saja yang diakses oleh anak-anak. Jika anak-anak kedapatan membuka situs berkonten negatif, maka jangan langsung menghakimi. Tetapi sebaiknya berikan kesempatan untuk anak menjelaskan. Sementara jika mengetahui anak membagikan konten negatif, maka jangan terlalu reaktif. Ajaklah anak-anak berdiskusi untuk mengetahui apa yang ada dibenak anak atas konten tersebut.

Baca juga:  10+ Cara Tradisional dan Ampuh Mengatasi Hidung Tersumbat pada Bayi

Selain ekstensi, kamu juga dapat mengaktifkan setting-an safe search atau telusur aman pada mesin pencari Google. Hal ini akan mencegah konten-konten yang tidak layak ditonton oleh anak-anak. Selain pada Google dan ekstensi browser, anak-anak pasti juga akan membuka Youtube. Namun kamu tidak perlu khawatir, karena saat ini Youtube sudah dilengkapi dengan fitur Mode Restricted atau Mode Terbatas yang akan menyaring video-video yang tidak layak ditonton oleh anak-anak.

2. Mengawasi Anak saat Menggunakan Internet

Ketika memberikan gadget pada anak, lebih baik disampaikan bahwa gadget itu dipinjamkan kepada mereka. Buatlah kesepakatan bersama mengenai hal-hal apa saja yang bisa membuat gadget tersebut dapat diambil dari mereka. Kemudian, pastikan kami mengawasi perubahan sikap anak yang tidak biasa. Misalnya menjadi lebih murung, menarik diri, tidak mau sekolah, sulit tidur atau tidak mau menggunakan gadget lagi. Hal ini bisa menjadi gejala-gejala psikologis yang menunjukkan anak menjadi korban bullying atau perundungan di dunia maya.

3. Menjaga Privasi Anak

Pertama, penting untuk mengajarkan anak agar mengganti password berbagai macam akun secara rutin. Disarankan untuk menggunakan password yang mudah diingat, tetapi tidak terpikirkan oleh orang lain. Selain itu, identitas seperti alamat lengkap juga perlu dibatasi. Misalnya saat check-in di media sosial, khususnya jika membawa anak ke sekolah atau tempat-tempat rutin yang didatangi anak, orang tua tidak perlu menyebutkan alamat lengkap. Karena informasi ini bisa dimanfaatkan oleh orang yang berniat jahat.

4. Membatasi Mengunggah Foto atau Video Anak

Membatasi mengunggah foto atau video anak di media sosial juga sangat penting. Karena aksi-aksi pedofilia merupakan kejahatan terencana yang dengan mudah dilakukan dengan memanfaatkan media sosial. Dengan membatasi mengunggah foto atau video anak, maka dapat mengurangi resiko tindak kejahatan pada anak.

Baca juga:  4 Kegiatan Saat Induksi Persalinan Agar Terhindar dari Stress

5. Berteman dengan Anak di Media Sosial

Orang tua juga harus berteman dengan anak di akun media sosialnya. Tapi ketika anak berkomentar negatif dengan sesama temannya atau membagikan konten negatif, sebaiknya jangan langsung reaktif. Dengarkan penjelasan mereka dan ajaklah mereka berdiskusi bagaimana seharusnya berinteraksi di internet. Meskipun berteman di media sosial, namun orang tua tetap harus berkomunikasi serta berinteraksi langsung dengan anak. 

Manfaat Menggunakan Internet Sehat

internet sehat

Segala sesuatu tentu memiliki pro dan kontra, begitu juga dengan internet. Memang benar kalau seluruh dunia seolah terobsesi dengan internet dan benar juga kalau sekarang ini internet menjadi semakin populer. Kamu tetap perlu mempertimbangkan bagaimana internet digunakan anak-anak dengan memperhatikan faktor yang diinginkan dan tidak diinginkan. Berikut ini beberapa manfaat yang dapat diperoleh ketika menggunakan internet sehat dengan bijak. 

  • Menggunakan internet sehat dengan bijak berarti mempertimbangkan waktu ketika berinternet. Jika kamu ingin anak mendapatkan manfaat dari keterbatasan waktu yang dimiliki, maka sebaiknya bantu anak untuk mencari website tertentu yang akan digunakan untuk mendapatkan informasi yang dibutuhkan.
  • Dengan menggunakan internet, anak-anak akan mendapatkan informasi update seputar berbagai hal dalam waktu yang singkat. Dengan hanya satu kali klik, maka akan ada banyak informasi yang dapat diakses di internet.
  • Manfaat lainnya adalah, bisa terhubung dengan keluarga dan teman di lokasi yang jauh hanya dalam hitungan detik.

Begitulah kira-kira hal-hal yang perlu diperhatikan untuk menumbuhkan penggunaan internet sehat untuk anak-anak. Dengan mengajarkan penggunaan internet sehat pada anak, maka sebagai orang tua kamu tidak perlu merasa cemas jika anak-anak menggunakan gadget atau berselancar di dunia maya. Namun tetap jalin komunikasi yang baik dengan anak-anak agar lebih mudah untuk mengawasinya.